Borneo

Google Translate

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Juni 2010

Menjaga Kesehatan Ibu dan Janin Selama Kehamilan


Kehamilan seorang istri tentu sangat menjadi dambaan setiap seorang ayah, walau pun saya bukan seorang ayah, tapi saya mau berbagi tpis-tips bagai mana Menjaga Kesehatan Ibu dan Janin Selama Kehamilan

Menjaga Kesehatan Ibu dan Janin selama kehamilan adalah hal yang penting, agar ibu dan bayi sehat selalu, dan mampu melewati persalinan dengan sukses.

Adapun hal- hal yang perlu diperhatikan dalam masa kehamilan adalah sebagai berikut :

* Makan 1-2 piring, lebih banyak makanan bergizi dalam 1hari- terlebih jika anda kurus : makan lebih banyak sayur dan buah, lauk- pauk – daging merah, ayam, telur, ikan, ercis dan kacang-kacangan setiap harinya;
* Periksa kehamilan secara teratur ke bidan atau petugas kesehatan lainnya;
* Minum suplemen zat besi dari bidan tiap hari, untuk mencegah pendarahan pada saat melahirkan;
* Menerima suntikan TT 2 kali semasa kehamilan;
* Menggunakan garam beryodium di makanan setiap hari untuk kesehatan janin;
* Tetap melakukan aktivitas sehari-hari dan berolahraga secara teratur, tapi jaga jangan terlalu capek;

Sedangkan hal yang harus dihindari untuk kesehatan Janin, adalah sebagai berikut :

* Bekerja terlalu keras dan tidak cukup istirahat.
* Minum obat sembarangan kecuali dengan resep dokter.
* Pijat perut.
* Berada di sekitar anak- anak penderita cacar atau cacar Jerman.
* Merokok
* Minum minuman beralkohol
* Bekerja dengan dan menghirup pestisida, herbisida atau bahan kimia lainnya.
* Makan terlalu sedikit dengan menu monoton; tidak ada makanan yang harus dihindari selama kehamilan.

Dan berikut adalah “Petunjuk Pertolongan Pertama” untuk mengatasi masalah ringan selama kehamilan :

Mual atau Muntah – Coba makan dengan porsi kecil tapi teratur walaupun tidak ada nafsu makan. Jika masih berlanjut, bidan mungkin bisa memberi obat.

Panas atau terbakar – di lambung atau rongga dada (asam lambung dan dada sesak) -Makan makanan dalam porsi kecil sampai habis dan banyak minum air.Bidan mungkin bisa memberi obat.

Bengkak kaki -Istirahat dengan kaki diangkat selama beberapa kali dalam sehari. Makan secara teratur dan kurangi makanan bergaram tinggi seperti mi instan. Jika kaki sangat bengkak, dikuti pembengkakan tangan dan wajah, segera pergi berobat.

Sakit punggung – Bisa diatasi melalui olahraga serta sikap duduk dan berdiri tegak.

Terlalu kurus, pucat dan lemah – Makan lebih banyak beserta lauk pauk seperti ercis, kacang- kacangan, daging ayam, susu, telur, daging merah, ikan dan sayur warna hijau tua. Serta minum kapsul zat besi setiap hari.

Sembelit - Minum banyak air- kurang lebih 6-8 gelas sehari. Makan banyak buah, sayuran, dan ubi. Banyak berolahraga

Tanda bahaya masa Kehamilan

Pendarahan -Berbaring diam dan panggil petugas kesehatan. Jika pendarahan terjadi di masa akhir kehamilan (setelah 6 bulan), segera pergi ke Rumah Sakit.

Anemia Akut - Merasa makin lemah, cepat capek, dan terlihat pucat; Harus minta kapsul zat besi ke petugas kesehatan. Lebih baik melahirkan di Rumah Sakit karena resiko pendarahan tinggi.

Bengkak kaki di tiga bulan terakhir kehamilan disertai gejala bengkak tangan, muka, pusing berkepanjangan, atau pengelihatannya menjadi terganggu -Bisa menjadi masalah serius-bisa jadi terkena toxemia atau keracunan kehamilan.Segera pergi ke petugas kesehatan. Jika memang menderita kehamilan toxemia, sangat penting untuk :

* Istirahat total di tempat tidur
* Makan diet sehat
* Jika tidak ada perubahan gejala , masih mengalami gangguan pengelihatan, bengkak wajah dan berbusa (Epilepsy), segera pergi ke rumah sakit, atau mereka bisa meninggal.

Jumat, 21 Mei 2010

Waspadai Kanker Payudara



Kanker Payudara merupakan penyakit paling mematikan bagi wanita. Menurut WHO, 8-9% wanita akan mengalami kanker payudara. Hal ini yang menjadikan kanker payudara sebagai kanker yang paling banyak ditemui pada wanita. Kanker payudara merupakan penyebab utama kematian pada wanita akibat kanker. Padahal kalau diketahui sejak dini, penyakit ini bisa diobati. Pelajari semua hal tentang kanker payudara termasuk pencegahan dan diagnosanya agar terhindar dari penyakit ini. Diusahakan untuk melakukan diagnosis dini karena kanker payudara lebih mudah diobati dan bisa disembhan jika masih pada stadium dini. SADARI, pemeriksan payudara secara klinis dan mammografi sebagai prosedur penyaringan merupakan 3 alat untuk mendeteksi kanker secara dini.

Ketika sejumlah sel di dalam payudara tumbuh dan berkembang dengan tidak terkendali, inilah yang disebut kanker payudara.

Sel-sel tersebut dapat menyerang jaringan sekitar dan menyebar ke seluruh tubuh. Kumpulan besar dari jaringan yang tidak terkontrol ini disebut tumor atau benjolan. Akan tetapi, tidak semua tumor merupakan kanker karena sifatnya yang tidak menyebar atau mengancam nyawa. Tumor ini disebut tumor jinak. Tumor yang dapat menyebar ke seluruh tubuh atau menyerang jaringan sekitar disebut kanker atau tumor ganas. Teorinya, setiap jenis jaringan pada payudara dapat membentuk kanker, biasanya timbul pada saluran atau kelenjar susu.

Payudara terdiri dari kumpulan kelenjar dan jaringan lemak yang terletak di antara kulit dan tulang dada. Kelenjar di dalam payudara akan menghasilkan susu setelah seorang perempuan melahirkan.

Kelenjar-kelenjar susu disebut lobule yang membentuk lobe atau kantung penghasil susu. Terdapat 15 sampai 20 kantung penghasil susu pada setiap payudara, yang dihubungkan dengan saluran susu yang terkumpul di dalam puting.

Sisa bagian dalam payudara terdiri dari jaringan lemak dan jaringan berserat yang saling berhubungan, yang mengikat payudara dan mempengaruhi bentuk dan ukuran. Terdapat juga pembuluh darah dan kelenjar getah bening pada payudara.

Gejala-gejala Kanker Payudara
Pada tahap awal kanker payudara, biasanya kita tidak merasakan sakit atau tidak ada tanda-tandanya sama sekali. Namun, ketika tumor semakin membesar, ada benjolan yang tidak hilang atau permanen, biasanya tidak sakit dan terasa keras bila disentuh atau penebalan pada kulit payudara atau di sekitar ketiak.

Gejala lainnya, antara lain :

* Perubahan ukuran atau bentuk payudara.
* Kerutan pada kulit payudara.
* Keluarnya cairan dari payudara, umumnya berupa darah.
* Pembengkakan atau adanya tarikan pada puting susu.

mencegah kanker payudara Faktor-faktor berisiko yang paling penting dalam perkembangan kanker payudara tidak dapat dikendalikan oleh individu. Ada beberapa faktor yang dikaitkan dengan peningkatan risiko, tetapi hal itu masih tidak jelas. Berbeda dengan kanker paru-paru yang berkaitan erat dengan tembakau. Hanya sedikit faktor berisiko yang dapat dilakukan untuk menghindari kanker payudara, seperti: hindari melakukan terapi penggantian hormon untuk jangka panjang, memiliki anak sebelum usia 30 tahun, menyusui, menghindari kelebihan berat badan dengan melakukan olahraga dan diet yang tepat, membatasi konsumsi alkohol .

Untuk perempuan dengan risiko tinggi, risiko berkembangnya kanker dapat diturunkan menjadi 50% dengan meminum obat yang disebut Tamoxifen selama 5 tahun. Tamoxifen memiliki efek samping, seperti gangguan vaginal, yang tidak berbahaya dan beberapa efek samping yang tidak biasa yang dapat mengancam nyawa seperti: penggumpalan darah, pulmonory umbolus, stroke, dan kanker uterin.

Tamoxifen tidak umum digunakan untuk pencegahan, tetapi dapat berguna untuk beberapa kasus. Ada data yang menyebutkan bahwa vitamin A, vitamin C, dan vitamin E dapat melindungi dari kanker payudara, tetapi masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal itu.

Saat ini, yang paling penting untuk setiap perempuan untuk menurunkan risiko kematian akibat kanker payudara adalah melakukan skrining mamogram secara reguler, mengetahui bagaimana cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri, dan memeriksakan diri ke dokter secara rutin.

Minggu, 16 Mei 2010

cara Menghilangkan Jerawat Ala Apotek Hidup

Menghilangkan Jerawat Ala Apotek Hidup


Noda hitam bekas jerawat sering membuat remaja rendah diri sehingga penampilan jadi tergangu .

Metode dengan Menggunakan lidah buaya



Bahan-bahannya:
1. Lidah buaya : 2 batang
2.Bedak talek : secukupnya

Cara membuat : lidah buaya dikupas, dicuci yang bersih diiris kecil-kecil kemudian dijus sampai halus, dijemur selama lima menit supaya dipakai tidak gatal.


Cara memakainya: wajah dibilas dulu memakai air hangat keringkan memakai handuk. Kegunaan air hangat untuk membuka pori-pori kulit, kemudian ambil lender lidah buaya secukupnya dan tambahkan bedak talek campurkan jadi satu hingga lumat, dibuat untuk masker. Oleskan pada wajah menjelang tidur , Bangun tidur dibersirkan memakai air hangat dan dingin. Lakukan secara rutin sehingga noda hitam bekas jerawat hilang.
Keterangan : Bedak talek (Bedak Baby,Gatsby,Johnson)

Semoga tips ini bermanfaat.

Jumat, 07 Mei 2010

Waspadai Penyakit Penyakit Kaki Gajah

Penyakit Kaki Gajah (Filariasis atau Elephantiasis)

Dimasa sekarang ini penyakit mulai banyak berdatangan menyerang manusia ada yang melalui virus,bakteri,maupun kuman, penularan ini bisa diakibatkan dari sesama manusia, maupun ditularkan melalui hewan, contohnya penyakit kaki gajah ini

Penyakit Kaki Gajah (Filariasis atau Elephantiasis) adalah golongan penyakit menular yang disebabkan oleh cacing Filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk. Setelah tergigit nyamuk, parasit (larva) akan menjalar dan ketika sampai pada jaringan sistem lympa maka berkembanglah menjadi penyakit tersebut.

Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan, dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik perempuan maupun laki-laki. Penyakit Kaki Gajah bukanlah penyakit yang mematikan, namun demikian bagi penderita mungkin menjadi sesuatu yang dirasakan memalukan bahkan dapat mengganggu aktifitas sehari-hari.

Penyakit Kaki Gajah umumnya banyak terdapat pada wilayah tropis. Menurut info dari WHO, urutan negara yang terdapat penderita mengalami penyakit kaki gajah adalah Asia Selatan (India dan Bangladesh), Afrika, Pasifik dan Amerika. Belakangan banyak pula terjadi di negara Thailan dan Indonesia (Asia Tenggara).

  • Penularan Penyakit Kaki Gajah

  • Penyakit ini ditularkan melalui nyamuk yang menghisap darah seseorang yang telah tertular sebelumnya. Darah yang terinfeksi dan mengandung larva dan akan ditularkan ke orang lain pada saat nyamuk yang terinfeksi menggigit atau menghisap darah orang tersebut.

    Tidak seperti Malaria dan Demam berdarah, Filariasis dapat ditularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes & Armigeres. Karena inilah, Filariasis dapat menular dengan sangat cepat.

  • Tanda dan Gejala Penyakit Kaki Gajah

  • Seseorang yang terinfeksi penyakit kaki gajah umumnya terjadi pada usia kanak-kanak, dimana dalam waktu yang cukup lama (bertahun-tahun) mulai dirasakan perkembangannya.


    Adapun gejala akut yang dapat terjadi antara lain :
    • Demam berulang-ulang selama 3-5 hari, demam dapat hilang bila istirahat dan muncul lagi setelah bekerja berat

    • Pembengkakan kelenjar getah bening (tanpa ada luka) didaerah lipatan paha, ketiak (lymphadenitis) yang tampak kemerahan, panas dan sakit

    • Radang saluran kelenjar getah bening yang terasa panas dan sakit yang menjalar dari pangkal kaki atau pangkal lengan kearah ujung (retrograde lymphangitis)

    • Filarial abses akibat seringnya menderita pembengkakan kelenjar getah bening, dapat pecah dan mengeluarkan nanah serta darah

    • Pembesaran tungkai, lengan, buah dada, buah zakar yang terlihat agak kemerahan dan terasa panas (early lymphodema)

    Sedangkan gejala kronis dari penyakit kaki gajah yaitu berupa pembesaran yang menetap (elephantiasis) pada tungkai, lengan, buah dada, buah zakar (elephantiasis skroti).

  • Pemeriksaan Diagnostik Penyakit Kaki Gajah

  • Penyakit kaki gajah ini umumnya terdeteksi melalui pemeriksaan mikroskopis darah, Sampai saat ini hal tersebut masih dirasakan sulit dilakukan karena microfilaria hanya muncul dan menampilkan diri dalam darah pada waktu malam hari selama beberapa jam saja (nocturnal periodicity).

    Selain itu, berbagai methode pemeriksaan juga dilakukan untuk mendiagnosa penyakit kaki gajah. Diantaranya ialah dengan system yang dikenal sebagai Penjaringan membran, Metode konsentrasi Knott dan Teknik pengendapan.

    Metode pemeriksaan yang lebih mendekati kearah diagnosa dan diakui oleh pihak WHO adalah dengan jalan pemeriksaan sistem "Tes kartu", Hal ini sangatlah sederhana dan peka untuk mendeteksi penyebaran parasit (larva). Yaitu dengan cara mengambil sample darah sistem tusukan jari droplets diwaktu kapanpun, tidak harus dimalam hari.

  • Penanganan dan Pengobatan Penyakit Kaki Gajah

  • Tujuan utama dalam penanganan dini terhadap penderita penyakit kaki gajah adalah membasmi parasit atau larva yang berkembang dalam tubuh penderita, sehingga tingkat penularan dapat ditekan dan dikurangi.

    Dietilkarbamasin {diethylcarbamazine (DEC)} adalah satu-satunya obat filariasis yang ampuh baik untuk filariasis bancrofti maupun malayi, bersifat makrofilarisidal dan mikrofilarisidal. Obat ini tergolong murah, aman dan tidak ada resistensi obat. Penderita yang mendapatkan terapi obat ini mungkin akan memberikan reaksi samping sistemik dan lokal yang bersifat sementara dan mudah diatasi dengan obat simtomatik.

    Dietilkarbamasin tidak dapat dipakai untuk khemoprofilaksis. Pengobatan diberikan oral sesudah makan malam, diserap cepat, mencapai konsentrasi puncak dalam darah dalam 3 jam, dan diekskresi melalui air kemih. Dietilkarbamasin tidak diberikanpada anak berumur kurang dari 2 tahun, ibu hamil/menyusui, dan penderita sakit berat atau
    dalam keadaan lemah.

    Namun pada kasus penyakit kaki gajah yang cukup parah (sudah membesar) karena tidak terdeteksi dini, selain pemberian obat-obatan tentunya memerlukan langkah lanjutan seperti tindakan operasi.

  • Pencegahan Penyakit Kaki Gajah

  • Bagi penderita penyakit gajah diharapkan kesadarannya untuk memeriksakan kedokter dan mendapatkan penanganan obat-obtan sehingga tidak menyebarkan penularan kepada masyarakat lainnya. Untuk itulah perlu adanya pendidikan dan pengenalan penyakit kepada penderita dan warga sekitarnya.

    Pemberantasan nyamuk diwilayah masing-masing sangatlah penting untuk memutus mata rantai penularan penyakit ini. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan hal terpenting untuk mencegah terjadinya perkembangan nyamuk diwilayah tersebut.

    Jumat, 16 April 2010

    Tips Mengobati Radang Amandel

    Radang Amandel (tonsillitis) adalah infeksi pada amandel yang terkadang mengakibatkan sakit tenggorokan dan demam. Secara klinis peradangan ini ada yang akut (baru), ditandai dengan nyeri menelan (odinofagi), dan tidak jarang disertai demam. Sedangkan yang sudah menahun biasanya tidak nyeri menelan, tapi jika ukurannya cukup besar (hipertrofi) akan menyebabkan kesulitan menelan.

    Penyebab Radang Amandel:
    Penyebab tersering radang amandel akut adalah streptokokus beta hemolitikus grup A. Bakteri lain yang juga dapat menyebabkan radang amandel akut adalah Haemophilus influenza dan bakteri dari golongan pneumokokus dan stafilokokus. Virus juga kadang-kadang ditemukan sebagai penyebab radang amandel akut.

    Gejala Radang Amandel:
    Keluhan penderita biasanya berupa nyeri tenggorokan, sakit menelan, dan kadang-kadang pasien tidak mau minum atau makan lewat mulut. Penderita tampak loyo dan mengeluh sakit pada otot dan persendian. Biasanya disertai demam tinggi dan napas yang berbau.

    Pengobatan Radang Amandel:
    Bahan-Bahan:
    - Jeruk nipis
    - Kunir / kunyit
    - Madu murni

    Cara Pembuatan:
    Peraslah jeruk nipis dan kunir / kunyit dan tambahkan madu murni. Campurkan semua bahan sampai merata.

    Aturan Pakai:
    Minum sedikit demi sedikit ramuan tersebut 2 atau 3 sendok makan 3 kali sehari secara teratur.

    Semoga bermanfaat!

    Kamis, 08 April 2010

    Sindrom Asperger

    Sindrom Asperger atau Gangguan Asperger






    Sindrom Asperger atau Gangguan Asperger (SA) merupakan suatu gejala kelainan perkembangan syaraf otak yang namanya diambil dari seorang dokter berkebangsaan Austria, Hans Asperger, yang pada tahun 1944 menerbitkan sebuah makalah yang menjelaskan mengenai pola perilaku dari beberapa anak laki-laki memiliki tingkat intelegensi dan perkembangan bahasa yang normal, namun juga memperlihatkan perilaku yang mirip autisme, serta mengalami kekurangan dalam hubungan sosial dan kecakapan komunikasi. Walaupun makalahnya itu telah dipublikasikan sejak tahun 1940-an, namun Sindrom Asperger baru dimasukkan ke dalam katergori DSM IV pada tahun 1994 dan baru beberapa tahun terakhir Sindrom Asperger tersebut dikenal oleh para ahli dan orang tua.



    Seseorang penyandang SA dapat memperlihatkan bermacam-macam karakter dan gangguan tersebut. Seseorang penyandang SA dapat memperlihatkan kekurangan dalam bersosialisasi, mengalami kesulitan jika terjadi perubahan, dan selalu melakukan hal-hal yang sama berulang ulang. Sering mereka terobsesi oleh rutinitas dan menyibukkan diri dengan sesuatu aktivitas yang menarik perhatian mereka. Mereka selalu mengalami kesulitan dalam membaca aba-aba (bahasa tubuh) dan seringkali seseorang penyandang SA mengalami kesulitan dalam menentukan dengan baik posisi badan dalam ruang (orientasi ruang dan bentuk).




    Karena memiliki perasaan terlalu sensitif yang berlebihan terhadap suara, rasa, penciuman dan penglihatan, mereka lebih menyukai pakaian yang lembut, makanan tertentu dan merasa terganggu oleh suatu keributan atau penerangan lampu yang mana orang normal tidak dapat mendengar atau melihatnya. Penting untuk diperhatikan bahwa penyandang SA memandang dunia dengan cara yang berlainan. Sebab itu, banyak perilaku yang aneh dan luar biasa yang disebabkan oleh perbedaan neurobiologi tersebut, bukan karena sengaja berlaku kasar atau berlaku tidak sopan, dan yang lebih penting lagi, adalah bukan dikarenakan 'hasil didikan orang tua yang tidak benar'.


    Menurut definisi, penyandang SA mempunyai IQ.normal dan banyak dari mereka (walaupun tidak semua) memperlihatkan pengecualian dalam keterampilan atau bakat di bidang tertentu. Karena mereka memiliki fungsionalitas tingkat tinggi serta bersifat naif, maka mereka dianggap eksentrik, aneh dan mudah dijadikan bahan untuk ejekan dan sering dipaksa temanya untuk berbuat sesuatu yang tidak senonoh. Walaupun perkembangan bahasa mereka kelihatannya normal, namun penyandang SA sering tidak pragmatis dan prosodi. Perbendaharaan kata-kata mereka kadang sangat kaya dan beberapa anak sering dianggap sebagai 'profesor kecil'. Namun mereka dapat menguasai literatur tapi sulit menggunakan bahasa dalam konteks sosial.


    Sifat-sifat dalam belajar dan berperilaku pada murid penyandang Asperger antara lain:
  • Sindrom Asperger merupakan suatu sifat khusus yang ditandai dengan kelemahan kualitatif dalam berinteraksi sosial. Sesorang penyandang Sindrom Asperger (SA) dapat bergaul dengan orang lain, namun dia tidak mempunyai keahlian berkomunikasi dan mereka akan mendekati orang lain dengan cara yang ganjil (Klin & Volkmar, 1997). Mereka sering tidak mengerti akan kebiasaan sosial yang ada dan secara sosial akan tampak aneh, sulit ber-empati, dan salah menginterpretasikan gerakan-gerakan. Pengidap SA sulit dalam berlajar bersosialisasi serta memerlukan suatu instruksi yang jelas untuk dapat bersosialisasi.

  • Walaupun anak-anak penyandang SA biasanya berbicara lancar saat mencapai usia lima tahun, namun mereka sering mempunyai masalah dalam menggunakan bahasa dalam konteks sosial ( pragmatik ) dan tidak mampu mengenali sebuah kata yang memiliki arti yang berbeda-beda (semantic) serta khas dalam berbicara /prosodi (tinggi rendahnya suara, serta tekanan dalam berbicara) (Attwood, 1998). Murid penyandang SA bisa jadi memiliki perbendaharaan kata-kata yang lebih, dan sering tak henti-hentinya berbicara mengenai suatu subyek yang ia sukai. Topik pembicaraan sering dijelaskan secara sempit dan orang itu mengalami kesulitan untuk berpindah ke topik lain. Mereka dapat merasa sulit berbicara teratur. penyandang SA dapat memotong pembicaraan orang lain atau membicarakan ulang pembicaraan orang lain, atau memberikan komentar yang tidak relevan serta mengalami kesulitan dalam memulai dan mengakhiri suatu pembicaraan. Cara berbicaranya kurang bervariasi dalam hal tinggi rendahnya suara, tekanan dan irama, dan, bila murid tersebut telah mencapai usia lebih dewasa, cara berbicaranya sering terlalu formal. Kesulitan dalam berkomunikasi sosial dapat terlihat dari cara berdiri yang terlalu dekat dengan orang lain, memandang lama, postur tubuh yang tidak normal, dan tak dapat memahami gerakan-gerakan dan ekspresi wajah.


  • Murid penyandang SA memiliki kemampuan intelegensi normal sampai di atas rata-rata, dan terlihat berkemampuan tinggi. Kebanyakan dari mereka cakap dalam memperdalam ilmu pengetahuan dan sangat menguasai subyek yang mereka sukai pernah pelajari. Namun mereka lemah dalam hal pengertian dan pemikiran abstrak, juga dalam pengenalan sosial. Sebagai akibatnya, mereka mengalami kesulitan akademis, khususnya dalam kemampuan membaca dan mengerti apa yang dibaca, menyelesaikan masalah, kecakapan berorganisasi, pengembangan konsep, membuat kesimpulan dan menilai. Ditambah pula, mereka sering kesulitan untuk bersikap lebih fleksibel. Pemikiran mereka cenderung lebih kaku. Mereka juga sering kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan, atau menerima kegagalan yang dialaminya, serta tidak siap belajar dari kesalahan-kesalahanya. (Attwood 1998).

  • Diperkirakan bahwa 50% - 90% dari penyandang SA mempunyai kesulitan dalam koordinasi motoriknya (Attwood 1998). Motorik yang terkena dalam hal melakukan gerakan yang berpindah-pindah (locomotion), kecakapan bermain bola, keseimbangan, cakap menggerakan sesuatu dengan tangan, menulis dengan tangan, gerak cepat, persendian lemah, irama serta daya mengikuti gerakan-gerakan.

  • Seorang penyandang SA memiliki kesamaan sifat dengan penyandang autisme yaitu dalam menanggapi rangsangan sensori. Mereka bisa menjadi hiper sensitif terhadap beberapa rangsangan tertentu dan akan terikat pada suatu perilaku yang tidak biasa dalam memperoleh suatu rangsangan sensori yang khusus.

  • Seorang penyandang SA biasanya kelihatan seperti tidak memperhatikan lawan bicara, mudah terganggu konsentrasinya dan dapat / pernah dikategorikan sebagai penyandang ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) sewaktu di-diagnosa dalam masa kehidupan mereka (Myles & Simpson, 1998).

  • Rasa takut yang berlebihan juga merupakan salah satu sifat yang dihubungkan dengan penyandang SA. Mereka akan sulit belajar menyesuaikan diri dengan tuntutan bersosialisasi di sekolah. Instruksi yang baik dan benar akan membantu meringankan tekanan-tekanan yang dialaminya.
  • Minggu, 04 April 2010

    Bakteri penyebab timbulnya jerawat di wajah

    BAKTERI - BAKTERI PENYEBAB TIMBULNYA JERAWAT

    Jerawat merupakan kelainan kulit yang dikenal dengan acne vulgaris. Biasanya jerawat menyerang mereka yang memasuki masa puber, atau remaja. Pada masa itu terjadi perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak pada kulit. Kelenjar tadi akan membesar dan menghasilkan minyak yang lebih banyak. Minyak ini dialirkan ke folikel rambut, yaitu bangunan yang membentuk kantung mengelilingi akar rambut, lalu dikeluarkan ke permukaan kulit lewat pori-pori kulit.

    Pada kondisi tertentu pori-pori kulit ini tertutup sehingga minyak menumpuk di kantung itu. Sumbatan ini bisa terinfeksi kuman yang hidup di sekitar folikel sehingga menimbulkan peradangan, bengkak dan pernanahan. Sebanyak 80 persen permasalahan kulit ini menimpa mereka di usia dewasa muda. Meski begitu, mereka yang berusia lanjut pun tak terhindar dari masalahan ini.


    Tak hanya karena persoalan hormonal, masalah jerawat terkait dengan gangguan di sekitar folikel rambut (keratinisasi), dan juga bakteri. Menurut dr I Ketut Sukarata SpKK dari bagian penyakit kulit dan kelamin FKUI/RSUPN-Cipto Mangunkusumo, penyebab jerawat pada tiap orang berbeda-beda. "Hanya saja, yang jelas memang dari tiga faktor penyebab tadi," ujarnya ketika dihubungi di
    Jakarta, akhir pekan lalu. Selain itu, lanjut Sukarata, ada faktor pendukung lainnya yang memicu munculnya jerawat. Faktor lainnya adalah stres, makanan, dan pola hidup.

    Jerawat, lanjutnya, biasa terjadi pada bagian-bagian kulit yang mengandung kelebihan minyak. Bagian-bagian tubuh yang subur ditumbuhi jerawat antara lain permukaan kulit di wajah, leher, lengan bagian atas, punggung atas, kulit kepala, dan dada atas. Menurut pakar kulit Dr Titi Moertolo, tingkat keparahan jerawat beragam. Itu tergantung pada kondisi kulit penderita dan faktor pendukung lainnya. Skala keparahannya mulai dari ringan, hingga ke parah, dari jaringan epidermis hingga ke dermis.

    "Soal jerawat, memang banyak juga dari risiko keturunan. Ini berkaitan erat dengan produksi minyak dari kelenjar minyak di kulitnya. Jadi, bila orang tuanya berjerawat, anak-anaknya pun pada usia puber juga kena," sambungnya.

    Gen bakteri
    Para peneliti dari Universitas Georg-August di Gottingen, Jerman, seperti dilaporkan bbc.co.uk, menemukan gen bakteri yang menyerang dan merusak komponen jaringan kulit manusia. Penemuan gen bakteri ini bisa membantu menjawab berbagai pertanyaan seputar penyebab jerawat.

    Penelitian tersebut berhasil memecah kode genetik dari bakteri yang terlibat dalam jerawat. Ini membuka pintu gerbang baru untuk pengobatan jerawat dengan lebih tepat. Memang ada banyak faktor penyebab jerawat dan pemicu peradangan pada kulit. Maka, mengetahui bakteri penyebabnya justru memberikan nilai tambah dalam penemuan obatnya.

    "Kami berusaha melihat seberapa banyak gen yang terlibat dalam degradasi jaringan kulit," papar pimpinan tim peneliti tersebut, Holger Bruggeman di Jerman, beberapa waktu lalu. Bakteri yang menjadi biang keladi dari jerawat dikenal dengan nama Propionibacterium acnes (P-acnes). Bakteri ini ditemukan pada permukaan kulit orang dewasa yang berkaitan erat dalam masalah jerawat ini. Walaupun ditemukan di permukaan kulit, bakteri ini hidup di dalam kelenjar dan sekresi minyak hingga di dalam folikel rambut.


    Tim peneliti Jerman itu mengidentifikasi 2.333 unit gen. Sejumlah gen menjelaskan cara bakteri P-acnes memicu munculnya jerawat. Mereka juga menemukan jejak-jejak enzim dari bakteri itu yang menghancurkan kulit. Bakteri ini, kata Bruggeman, meninggalkan produk-produk enzimnya di kulit sehingga menyebabkan degradasi di jaringan tersebut. Menurutnya, penelitian itu menjadi awal upaya menemukan terapi baru untuk mengatasi sistem enzim yang diproduksi bakteri P-acnes.

    Ketika bakteri bergerak menurunkan fungsi kulit manusia, maka peradangan mengintai. "Mungkin itu ada kaitannya dengan penurunan sistem kekebalan tubuh. Di sinilah bedanya bahwa sistem kekebalan tubuh tiap orang berlainan," tutur Bruggeman. Pimpinan Acne Support Group Alison Dudley mengatakan, penemuan ini menjadi langkah maju bagi generasi mendatang. "Kita tahu, jerawat bisa menggiring orang berpikir untuk bunuh diri dan depresi."

    Selama ini, menurut Ketut, pengobatan yang dilakukan berlangsung selama beberapa waktu dan tak cukup hanya satu jenis. "Biasanya pengobatan jerawat dilakukan lewat obat topikal (hanya di permukaan kulit -- Red). Tapi, perlu juga dilakukan dengan obat oral Misalnya, antibiotik, vitamin A, anti hormonal bila memang masalahnya dari hormonal, dan lain-lain."

    Ketut menambahkan, dalam pengobatan tersebut pasien tak sekadar mengonsumsi berbagai macam obat-obatan, tapi juga harus patuh pada pengaturan makanannya. "Mereka harus memperhatikan makanan hariannya. Jadi, mereka harus diet dengan rendah lemak, kurangi makanan yang merangsang, dan yang paling penting adalah terapi keratinisasi."

    Titi juga mengatakan, pola hidup sehat pun perlu dilakukan oleh mereka yang mengalami jerawat yang cukup parah. Selain makanan, kebiasaan menjaga kebersihan kulit perlu dilakukan. Tidur yang cukup pun menjadi salah satu kunci pencegahan timbulnya jerawat.

    Rabu, 24 Maret 2010

    Bahayanya penyakit Kanker Serviks Karena Tidak Memiliki Gejala

    Apakah anda pernah membayangkan kalu seberapa bahayanya Kanker serviks itu.. dijaman sekarang penyakit ini sudah mulai mengjangkit, jadi saya sedikit memberikan info tentang penyakit ini...


    Kita belakangan ini sering mendengar mengenai ‘kanker serviks’. Kanker ini memang menjadi momok bagi perempuan. Menurut data, di Indonesia ini diperkirakan setiap satu jam ada satu orang yang meninggal akibat kanker serviks ini.

    Kanker serviks atau yang lebih dikenal dengan istilah kanker leher rahim adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada leher rahim, perubahan untuk menjadi sel kanker memakan waktu lama, sekitar 10 sampai 15 tahun. Kanker ini biasanya terjadi pada wanita yang berusia kisaran 30 sampai dengan 50 tahun, yaitu puncak usia reproduktif perempuan sehingga akan meyebabkan gangguan kualitas hidup secara fisik, kejiawaan dan kesehatan seksual.

    Kanker serviks ini disebabkan oleh Human Papilloma Virus atau yang disingkat HPV. Virus ini bersifat onkogenik (menyebabkan kanker). HPV ini ditularkan melalui hubungan seksual dan melalui penggunaan barang pribadi yang bersamaan, misalnya penggunaan handuk bersama, pakaian bersama. Human Papilloma Virus ini sangat resisten terhadap panas dan proses pengeringan.

    Faktor-faktor yang mendukung timbulnya kanker serviks antara lain:
    a. Menikah di usia muda
    b. Merokok
    c. Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang
    d.Kehamilan yang sering
    f. Penyakit menular seksual

    Yang menakutkan dari penyakit ini adalah penyakit ini tidak menimbulkan gejala, sehingga kita tidak dapat mendeteksinya, kecuali kita rajin melakukan cek up. Jika kondisi kanker ini sudah memasuki tahapan yang cukup gawat, maka gejala yang timbul antara lain:
    pendarahan dari liang sanggama
    timbulnya keputihan yang bercampur darah dan berbau
    nyeri panggul dan gangguan atau bahkan tidak bisa buang air kecil

    Sekarang sudah ditemukan vaksinasi untuk mencegah kanker serviks ini, bahkan vaksinasi ini dapat diberikan pada remaja putri mulai usia 10 tahun. Tentunya ini berita yang menggembirakan bagi semua wanita. Dengan melakukan vaksinasi ini pencegahan dapat dilakukan, dan bagi wanita yang aktif atau sudah berhubungan seksual harus rutin melakukan pap smear atau inspeksi visual.

    Senin, 01 Maret 2010

    Pro dan Contra,apakah Masturbasi itu sehat?

    Pro dan Contra,apakah  Masturbasi itu sehat?


    secara khusus saya menulis artikel ini untuk memberikan info bagi anda yang sedikit bermasalah dengan Masturbasi, ada yang beranggapan bahwa Masturbasi itu boleh-boleh saja dan ada yang beranggapan bahwa maturbasi itu tidak sehat,.... 

    berikut ini adalah artikel-artikel yang saya kutip dari beberapa sumber.

    "Masturbasi itu sehat dan sebuah aktifitas yang normal, seperti melamun atau istirahat tidur siang. Masturbasi beberapa kali dalam satu hari adalah aman. Anda mungkin akan mendapatkan informasi dari buku, relasi, atau website bahwa masturbasi berbahaya, hal ini adalah sepenuhnya salah. ada pendapat masturbasi bisa mengganggu penglihatan kita, menimbulkan kelelahan yang hebat, atau penyakit gila, dan lain-lain, selama ini belum dapat dibuktikan. Pada kenyataannya, studi terakhir menyimpulkan bahwa ejakulasi secara teratur bukan hanya dapat menimbulkan kenikmatan tetapi juga dapat mencegah suatu kanker tertentu (mastrubasi.com)".

    "apabila masturbasi dilakukan sesering mungkin (1 hari lebih dari 5 kali) maka disamping akan menyebabkan kelemahan tubuh dan jiwa juga akan menyebabkan kelemahan dalam berpikir sehingga konsentrasi dalam menentukan suatu keputusan akan terganggu (mdopost.com).

    "Para ilmuwan barat dan juga psikolog modern mengatakan bahwa melakukan onani tidak merusak kesehatan jika dilakukan tidak secara berlebih-lebihan. Karena ia hanyalah mengeluarkan apa yang berlebihan pada tubuh jadi kehilangan benih tidaklah merugikan tubuh karena kelenjar,kelenjar benih segera mengisi kekosongan. Meskipun demikian hal ini tidaklah menjadi dalil di bolehkannya melakukan onani karena sebenarnya bahaya dan kerugiannya terletak pada segi yang lain.(Lihat :Bimbingan Seks Suami Istri Pandangan Islam dan Medis, hal 192 ,dr. Nina Surtiretna)".

    "Walau tidak memberi dampak secara medis, masturbasi dapat memberi dampak pada keintiman dan kelanggengan pernikahan. Dari penelitian yang dilakukannya, Dr. Archibald mengatakan bahwa pria yang bermasturbasi akan terus melakukannya sekalipun telah menikah. Mereka bermasturbasi karena ketagihan. *(Lihat : Masturbasi: Masalah Klasik Pria, hal 61, dr. Handrawan Nadesul)"

    " masturbasi tidak bekerja sebagai suatu kebajikan karena secara psikologis masturbasi ini malah menciptakan depresi emosional dan psikologis (kejiwaan). Pelakunya akan selalu dihantui perasaan bersalah dan berdosa(jilbab.or.id)."

    semoga beberapa kutipan di atas dapat menjadi reprensi buat anda.. 



     

    Senin, 22 Februari 2010

    Apa itu Penyakit Alzheimer? dan Bagai mana gejalanya??

    Headline of Alzheimer disease constitutes a type of Dementia that very often be found in Clinic with symptom appearing as consequence of brain damage, often be suffered by elder human more than 64 years age, and be caused by loose of brain nerve cell in area related with remember power, with symptom forget from environment around.

    Otak merupakan organ tubuh yang sangat kompleks, dimana di otak terdapat area-area yang mengurus fungsi tertentu, misalnya bagian depan berkaitan dengan fungsi luhur seperti daya ingat, proses berpikir dsb, otak bagian belakang berkaitan dengan fungsi penglihatan dsb.

    Penyakit Alzheimer adalah salah satu bentuk dari penyakit Demensia yang sering ditemukan di klinik. Sedangkan Dmensia adalah penyakit dengan gejala yang timbul sebagai akibat dari kerusakan otak yang mengganggu kemampuan seseorang untuk berpikir, daya ingat dan fungsi berbahasa, yang berakibat pasien kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. Nama penyakit Alzheimer sendiri berasal dari nama seorang dokter yang menemukannya yaitu : Dr. Alois Alzheimer, berkebangsaan Jerman, berhasil menemukan penyakit ini pada tahun 1906. Dr. Alzheimer mendapatkan adanya perubahan jaringan otak pada wanita yang meninggal akibat menderita gangguan mental yang belum pernah ada sebelumnya. Pada jaringan otak tsb. ditemukan adanya lapisan atau plaque dan serabut saraf yang abnormal.

    Penyakit Alzheimer paling banyak ditemukan pada orang tua umur di atas 64 tahun. Di Negara maju seperti di Amerika Serikat sampai saat ini ditemukan lebih dari 4 juta orang usia lanjut menderita penyakit Alzheimer, dan diperkirakan akan meningkat hampir 4 kali pada tahun 2050. Hal tsb. terkait dengan meningkatnya umur harapan hidup di negara maju, sehingga penduduk usia lanjut di negara maju akan bertambah banyak, serta kemungkinan lebih banyak pula yang akan menderita penyakit Alzheimer.

    Pada penyakit Alzheimer terjadi kehilangan sel saraf di otak di area yang berkaitan dengan fungsi daya ingat, kemampuan berpikir serta kemampuan mental. Keadaan ini diperburuk dengan penurunan zat neurotransmitter, yang berfungsi untuk menyampaikan sinyal antara satu sel otak dengan sel otak yang lainnya. Kondisi yang tidak normal tersebut menjadi penyebab bahwa pada penyakit Alzheimer fungsi otak untuk berpikir dan mengingat mengalami kemunduran.

    Gejala penyakit Alzheimer

    Bahwa semua orang pasti pernah lupa akan sesuatu yang jarang kita lihat. Hal ini normal-normal saja, tapi kalau kita lupa akan sesuatu yang sering kita lihat, bahkan sesuatu yang ada disekitar lingkungan kita, hal tersebut merupakan hal yang abnormal. Ada beberapa gejala penyakit Alzheimer yang perlu kita perhatikan, akan tetapi adanya gejala tersebut belum tentu seseorang menderita penyakit Alzheimer. Untuk menentukan dengan pasti perlu pemeriksaan secara khusus misalnya dengan tes wawancara atau tes tulis. Gejala penyakit Alzheimer yang perlu mendapat perhatian kita yaitu :

    Mengajukan pertanyaan yang sama pada suatu saat secara berulang-ulang atau mengulangi cerita yang sama, dengan kata-kata yang sama terus menerus.

    Lupa cara melakukan kegiatan rutin. Misalnya lupa cara memasak, cara menelpon dsb.

    Gangguan berbahasa. Misalnya mengalami kesulitan untukmenemukan kata yang tepat. Bila gejala tersebut berlanjut maka kemampuan untuk berbicara dan menulis akan terganggu pula.

    Disorientasi. Misalnya lupa saat itu hari apa, bulan apa, ada dimana atau tidak tahu arah. Hal tsb menjadi sebab mengapa pasien lansia sering tersesat karena lupa jalan pulang atau bahkan pergi dari rumah karena merasa ia berada ditempat yang asing.

    Gangguan berpikir secara abstrak, misalnya kesulita untuk menghitung uang.


    Gangguan Kepribadian. Misalnya menjadi mudah tersinggung, mudah marah, dan mudah curiga. Dokter sering kali mendengar keluarga mengeluh bahwa pasien menuduh ada yang mengambil barang miliknya atau bahkan menuduh pasangannya sudah tidak setia lagi kepadanya.

    Gangguan untuk membuat keputusan sehingga menjadi tergantung pada pasangannya.

    Senin, 15 Februari 2010

    BRONKIEKTASIS

                                                                           BRONKIEKTASIS 


    DEFINISI

    bronkiektasis (bronchiectasis) adalah suatu perusakan dan pelebaran (dilatasi) abnormal dari saluran pernafasan yang besar. 

    bronkiektasis bukan merupakan penyakit tunggal, dapat terjadi melalui berbagai cara dan merupakan akibat dari beberapa keadaan yang mengenai dinding bronkial, baik secara langsung maupun tidak, yang mengganggu sistem pertahanannya.
    keadaan ini mungkin menyebar luas, atau mungkin muncul di satu atau dua tempat.

    secara khusus, bronkiektasis menyebabkan pembesaran pada bronkus yang berukuran sedang, tetapi bronkus berukuran kecil yang berada dibawahnya sering membentuk jaringan parut dan menyempit.
    kadang-kadang bronkiektasis terjadi pada bronkus yang lebih besar, seperti yang terjadi pada aspergilosis bronkopulmoner alergika (suatu keadaan yang disebabkan oleh adanya respon imunologis terhadap jamur aspergillus).

    dalam keadaan normal, dinding bronkus terbuat dari beberapa lapisan yang ketebalan dan komposisinya bervariasi pada setiap bagian dari saluran pernapasan.
    lapisan dalam (mukosa) dan daerah dibawahnya (submukosa) mengandung sel-sel yang melindungi saluran pernafasan dan paru-paru dari zat-zat yang berbahaya. sel-sel ini terdiri dari:
    - sel penghasil lendir
    - sel bersilia, yang memiliki rambut getar untuk membantu menyapu partikel-partikel dan lendir ke bagian atas atau keluar dari saluran pernafasan
    - sel-sel lainnya yang berperan dalam kekebalan dan sistem pertahanan tubuh, melawan organisme dan zat-zat yang berbahaya lainnya.

    struktur saluran pernafasan dibentuk oleh serat elastis, otot dan lapisan kartilago (tulang rawan), yang memungkinkan bervariasinya diameter saluran pernafasan sesuai kebutuhan.
    pembuluh darah dan jaringan limfoid berfungsi sebagai pemberi zat makanan dan sistem pertahanan untuk dinding bronkus.

    pada bronkiektasis, daerah dinding bronkus rusak dan mengalami peradangan kronis, dimana sel bersilia rusak dan pembentukan lendir meningkat. ketegangan dinding bronkus yang normal juga hilang.
    area yang terkena menjadi lebar dan lemas dan membentuk kantung yang menyerupai balon kecil.
    penambahan lendir menyebabkan kuman berkembang biak, yang sering menyumbat bronkus dan memicu penumpukan sekresi yang terinfeksi dan kemudian merusak dinding bronkus.

    peradangan dapat meluas ke kantong udara kecil (alveoli) dan menyebabkan bronkopneumonia, jaringan parut dan hilangnya fungsi jaringan paru-paru.
    pada kasus yang berat, jaringan parut dan hilangnya pembuluh darah paru-paru dapat melukai jantung.

    peradangan dan peningkatan pembuluh darah pada dinding bronkus juga dapat menyebabkan batuk darah.
    penyumbatan pada saluran pernafasan yang rusak dapat menyebabkan rendahnya kadar oksigen dalam darah.

    Jumat, 05 Februari 2010

    Sindrom Syok Dengue (SSD)

    Sindrom Syok Dengue (SSD) 
    Mencakup semua kriteria DBD diatas ditambah lagi dengan munculnya gangguan sirkulasi darah dengan tanda-tanda denyut nadi menjadi lemah dan cepat, menyempitnya tekanan nadi (20 mmHg atau kurang) atau hipotesi berdasar umur, kedinginan, keringat dingin dan gelisah.

    Dokter Ahli Anak: Menyesatkan, Jambu Biji Obat Demam Berdarah

    Mataram- Rol --Ketua SMF Anak Rumah Sakit Umum (RSU) Mataram, Dr dr Hananto Wiryo SpA mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan pendapat bahwa buah jambu biji merupakan obat ampuh untuk menyembuhkan penyakit demam berdarah.
    "Anjuran memakan buah jambu biji sebagai obat demam berdarah sangat menyesatkan masyarakat, karena obat untuk demam berdarah belum ada, dan penyembuhannya sangat tergantung kepada kecepatan perawatan," katanya di Mataram, Rabu.
    Kepada masyarakat diingatkan agar setiap anggota keluarganya mengalami gejala panas tinggi yang tidak turun-turun untuk segera diperiksakan ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk mengetahui secara pasti penyakit tersebut. "Ini dimaksudkan agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat dan cepat, jangan sampai terlambat, karena akibat keterlambatan akan sangat fatal bagi jiwa pasien," katanya. Virus demam berdarah yang disebarkan oleh nyamuk 'Aedes Aegypti' tersebut tidak bisa disembuhkan dengan hanya memakan buah jambu biji.
    "Anjuran orang agar mereka yang terkena demam berdarah memakan jambu biji sebagai obat penyembuh sangat menyesatkan. Bisa saja orang itu justru tambah menderita sakit dan mempercepat kematiannya," ujarnya.
    Hananto menyatakan anjuran tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan dan menyesatkan masyarakat, karena hingga saat ini belum ada hasil penelitian yang membenarkan bahwa buah jambu biji sebagai obat penyembuh demam berdarah. Virus demam berdarah yang ditularkan nyamuk 'Aedes Aegypti' menyerang sel darah merah dalam tubuh, sehingga penyembuhannya hanya menambah sel darah merah yang berkurang di samping perawatan lainnya.
    Hingga saat ini belum ada obat untuk mematikan 'virus dengue' yang menyebabkan penyakit demam berdarah tersebut. Untuk penyembuhannya sangat tergantung pada kecepatan penderita dibawa ke rumah sakit serta ketepatan pihak rumah sakit menolong pasien. "Tidak ada jaminan dengan dibawa ke rumah sakit pasien tersebut sembuh, karena kalau pasiennya sudah parah, artinya terlambat dibawa, maka pihak rumah sakit tidak bisa berbuat banyak," ujarnya.ant/mim

    Senin, 18 Januari 2010

    Ejakulasi Dini...

    bagi anda yang mengalami ejakulasi dini.. ini adalah pembahasanya Oleh: Prof.DR.Dr. Wimpie Pangkahila, Sp. And, Dokter Ahli Andrologi dan Seksologi

    Banyak suami tidak peduli dirinya mengalami ejakulasi dini, sampai istrinya marah akibat tidak mendapatkan kepuasan seksual. Padahal, semakin dini, penanganan ejakulasi dini menjadi lebih mudah.

    Kasus:

    “Saya seorang suami umur 49 tahun, istri berusia 33 tahun. Saya sudah menikah selama 13 tahun dan mempunyai dua putri. Selama ini istri dalam berhubungan seks tidak mengalami orgasme. Ia tidak merasa puas, sehingga selalu marah-marah sehabis berhubungan seksual. Saya mengalami ejakulasi terlalu cepat, kurang lebih hanya 5 menit sudah keluar sperma. Yang ingin saya tanyakan adalah, apakah saya mengalami ejakulasi dini ringan atau berat? Berapa lamakah hubungan intim suami-istri yang normal berlangsung? Mohon dijelaskan bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini ini agar hubungan seks dapat berlangsung lama dan istri bisa merasa puas? Apakah perlu obat-obat atau bantuan alat-alat seks? Dimanakah alamat praktik dokter sehari-hari?”

    (E.P. Bekasi)

    Jawaban:

    Tetap Ereksi

    Sayang sekali Anda baru merasa perlu mengatasi masalah seksual Anda setelah berlangsung sekian lama dan setelah istri marah. Tentu lebih baik kalau Anda menyadari masalah ini lebih awal, sehingga penanganannya menjadi lebih mudah.

    Memang banyak orang yang mempunyai sikap seperti Anda, dengan berbagai alasan. Bahkan, ada pasangan suami istri yang membiarkan saja ejakulasi dini yang derajatnya sudah berat dan berlangsung sampai 5 tahun sejak menikah. Walaupun akhirnya mereka datang berkonsultasi juga, saya pikir sungguh sayang karena mereka membiarkan masalah itu sekian lama. Akibatnya, hubungan seksual diantara mereka tidak pernah berlangsung.

    Pengertian ejakulasi dini ialah ejakulasi yang terlampau cepat terjadi karena ketidakmampuan mengontrolnya, sehingga pasangan tidak dapat mencapai orgasme. Tentu saja dengan syarat tidak ada gangguan seksual lain di pihak wanita.

    Ejakulasi dini yang berat berarti ejakulasi telah terjadi sebelum penis mampu masuk ke vagina. Ejakulasi dini sedang berarti ejakulasi dini terjadi segera setelah penis dapat masuk ke vagina. Ejakulasi dini ringan berarti hubungan seksual sempat berlangsung, tetapi ejakulasi terjadi setelah berlangsung gerakan yang singkat.

    Pria yang mengalami ejakulasi dini, tetap mampu mengalami ereksi penis yang baik. Namun, pria yang mengalami hambatan ereksi, cenderung mengalami ejakulasi yang cepat. Kedua keadaan ini harus dibedakan walaupun mungkin keluhan yang dialami sama, yaitu ejakulasi yang cepat.

    Latihan Mengontrol

    Hubungan seksual yang baik tidak diukur dengan berapa lama berlangsung, melainkan dengan kualitasnya. Kualitas hubungan seksual dianggap baik bila memuaskan kedua belah pihak.

    Agar dapat berkualitas baik, fungsi seksual kedua pihak harus normal. Pria harus mempunyai fungsi ereksi yang baik dengan kemampuan mengontrol ejakulasi. Pihak wanita harus mempunyai fungsi perlendiran vagina dan ereksi klitoris yang baik pula.

    Bila pihak pria mengalami ejakulasi dini, apalagi yang berat, tentu saja pasangannya tidak dapat mencapai orgasme dan kepuasan seksual. Inilah yang dialami oleh istri Anda, sehingga wajar bila dia marah-marah.

    Ejakulasi dini dapat diatasi dengan menggunakan obat dan melakukan latihan mengontrol ejakulasi. Pada umumnya keberhasilan pengobatan dipengaruhi oleh derajat ejakulasi dini, lama terjadinya gangguan, dan reaksi terhadap obat yang bersifat individual.

    Bagi yang melakukan latihan, tentu tergantung pada kedisiplinan melakukan latihan mengontrol ejakulasi

    Rabu, 02 Desember 2009

    Penyakit Lupus

    Mungkin kita sering atau pernah mendengar istilah penyakit Lupus, tapi kita sendiri tidak tahu persis penyakit Lupus itu apa? Dan seringkali kita tidak peduli dan tidak mau tahu, meskipun kita tidak mengetahuinya.

    Mungkin karena kita beranggapan bahwa kita merasa sehat dan tidak perlu tahu soal itu. Nah melihat realitas seperti ini, saya tergerak untuk mencoba menulis tentang penyakit ini, sebagai pelengkap seri kesehatan lainnya yang pernah saya tulis, dengan harapan memberi pengetahuan, wawasan, dan manfaat buat kita semua. Terlebih di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah ini.

    Penyakit Lupus sebenarnya telah dikenal seabad lalu. Waktu itu diduga akibat gigitan anjing hutan. Oleh karena itu disebut Lupus yang berarti anjing hutan (bahasa Latin). Gejala yang muncul pada penderita lupus, bermacam-macam, tergantung sistem tubuh yang terkena lupus. Namun, gejala umumnya adalah demam, rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, dan pegal-pegal otot.

    Penyakit Lupus biasanya menyerang wanita produktif. Meski kulit wajah penderita Lupus dan sebagian tubuh lainnya muncul bercak-bercak merah, tetapi penyakit ini tidak menular. Terkadang kita meremehkan rasa nyeri pada persendian, seluruh organ tubuh terasa sakit atau terjadi kelainan pada kulit, atau tubuh merasa kelelahan berkepanjangan serta sensitif terhadap sinar matahari. Semua itu merupakan sebagian dari gejala penyakit Lupus.

    Faktor yang diduga sangat berperan terserang penyakit Lupus adalah faktor lingkungan, seperti paparan sinar matahari, stres, beberapa jenis obat, dan virus. Oleh karena itu, bagi para penderita Lupus dianjurkan keluar rumah sebelum pukul 09.00 atau sesudah pukul 16.00. Dan saat bepergian, penderita memakai sun block atau sun screen (pelindung kulit dari sengatan sinar matahari) pada bagian kulit yang akan terpapar.

    Penyakit lupus adalah penyakit inflamasi kronik yang diperantarai oleh sistim imun, dimana seharusnya sistim ini melindungi tubuh dari berbagai penyakit justru sebaliknya menyerang tubuh itu sendiri. Penyakit Lupus terjadi akibat produksi antibodi berlebihan. Antibodi tersebut bukannya menyerang virus, kuman atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh, justru menyerang sistem kekebalan sel dan jaringan tubuh sendiri. Untuk mendiagnosis penyakit ini dengan pasti, diperlukan pemeriksaan darah atau biopsi kulit. Keduanya untuk memeriksa antibodi-antibodi yang muncul ketika lupus sedang aktif.

    Ada tiga jenis lupus, yaitu :
    1. Lupus Eritematosus Sistemik (LES), dapat menimbulkan komplikasi seperti lupus otak, lupus paru-paru, lupus pembuluh darah jari-Jari tangan atau kaki, lupus kulit, lupus ginjal, lupus jantung, lupus darah, lupus otot, lupus retina, lupus sendi, dan lain-lain.

    2. Lupus Diskoid, lupus kulit dengan manifestasi beberapa jenis kelainan kulit. Termasuk paling banyak menyerang.

    3. Lupus Obat, yang timbul akibat efek samping obat dan akan sembuh sendiri dengan memberhentikan obat terkait. Umumnya berkaitan dengan pemakaian obat hydralazine (obat hipertensi) dan procainamide (untuk mengobati detak jantung yang tidak teratur).

    Saat ini sudah ada obat baru yang disebut Lymphostat-B, yang berfungsi menghambat protein yang menstimulasi limfosit B (BLyS= B lymphocyte stimulator). Limfosit B adalah sel yang berkembang menjadi sel plasma yang memproduksi antibodi. Jadi dapat memulihkan aktivitas auto-imun menjadi normal, kemudian menghambat aktivitas protein tersebut sehingga limfosit B tidak bisa berkembang menjadi sel plasma yang memproduksi antibodi. Berkurangnya produksi antibodi menyebabkan aktivitas penyakit lupus mudah dikontrol. Saat ini, ada sekitar 5 juta pasien lupus di seluruh dunia dan setiap tahun ditemukan lebih dari 100.000 pasien baru, baik usia anak, dewasa, laki-laki, dan perempuan.

    Di Jawa Barat jumlah penderita lupus terdata mencapai 700 orang. Setiap bulan misalnya di RSHS selalu ada 10 pasien lupus baru. Nah jadi kalau data di Jawa Barat seperti ini, artinya kita perlu meningkatkan kehati-hatian bersama. Salah satu obat yang gampang diperoleh dengan biaya murah yang kita kenal saat ini adalah Mahkota Dewa.

    Mengenali Penyakit Albinisme atau ALBINO

    Albinisme (albino)
    DEFINISI
    Albinisme merupakan suatu penyakit keturunan yang jarang ditemukan dimana tubuh tidak dapat membentuk melanin.

    Orang yang menderita albinisme disebut albino.

    PENYEBAB
    Dalam keadaan normal, suatu asam amino yang disebut tirosin oleh tubuh diubah menjadi pigmen (zat warna) melanin.
    Albinisme terjadi jika tubuh tidak mampu menghasilkan atau menyebarluaskan melanin karena beberapa penyebab. Secara khusus, kelainan metabolisme tirosin menyebabkan kegagalan pembentukan melanin sehingga terjadi albinisme.

    Albinisme bisa diturunkan melalui beberapa pola, yaitu resesif autosom, dominan autosom atau X-linked.

    Penyakit lainnya yang berhubungan dengan albinisme parsial atau albinisme terlokalisir (hilangnya pigmen hanya pada daerah tertentu):
  • Sindroma Waardenberg (rambut di dahi berwarna putih atau salah satu maupun kedua iris tidak memiliki pigmen)
  • Sindroma Chediak-Higashi (pigmentasi kulit berkurang secara difus tetapi tidak total)
  • Sklerosis tuberosa (terdapat bintik putih yang kecil dan terlokalisir)
  • Sindroma Hermansky-Pudlak (albinisme menyeluruh disertai kelainan perdarahan).

  • GEJALA
    Albinisme komplit terjadi jika sama sekali tidak ditemukan pigmen pada rambut, mata dan kulit (disebut juga albinisme okulokutaneus tanpa tirosin), sehingga rambutnya putih, matanya pink dan kulitnya pucat.
    Merupakan jenis albinisme yang paling berat.
    Penderita memiliki rambut, kulit dan iris mata yang berwarna putih, disertai gangguan penglihatan.
    Penderita juga mengalami fotofobia (takut sinar matahari) dan mudah mengalami luka bakar karena matahari serta bisa menderita kanker kulit karena tidak memiliki melanin yang berfungsi melindungi kulit terhadap sinar matahari.

    Albinisme okuler adalah jenis albinisme yang hanya menyerang mata.
    Warna kulit biasanya normal dan warna mata juga masih dalam batas normal, tetapi pemeriksaan retina menunjukkan bahwa retina tidak memiliki pigmen.

    Albinisme komplit biasanya disertai oleh beberapa dari gejala berikut:
    - pergerakan mata yang sangat cepat (nistagmus)
    - strabismus (juling)
    - penurunan ketajaman penglihatan
    - kebutaan fungsional.

    DIAGNOSA
    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
    Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan pemeriksaan retina ole dokter ahli mata.

    Elektroretinogram adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan untuk menentukan gelombang otak yang dihasilkan oleh cahaya di dalam mata dan bisa menunjukkan adanya kelainan pada sistem penglihatan dari penderita albinisme okuler.

    PENGOBATAN
    Kulit dan mata harus dilindungi dari sinar matahari.
    Kacamata anti UV bias meringankan fotofobia.

    Resiko luka bakar karena matahari bisa dikurangi dengan cara menghindari sinar matahari langsung, memakai tabir surya atau memakai pakaian pelindung.
    Sebaiknya digunakan tabir surya dengan SPF (sun protection factor yang tinggi.

    PENCEGAHAN
    Seseorang dengan riwayat keluarga albinisme sebaiknya melakukan konsultasi genetik agar keturunannya tidak ada yang menderita albinisme.

    Senin, 23 November 2009


    GANGGUAN HAID DAN SIKLUS MENSTRUASI

    A.SIKLUS MENSTRUASI.
    Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan perdarahan dan terjadi secara berulang setiap bulan kecuali pada saat kehamilan.
    Menstruasi yang pertama kali (disebut menarke) paling sering terjadi pada usia 11 tahun, tetapi bisa juga terjadi pada usia 8 tahun atau 16 tahun.
    Menstruasi merupakan pertanda masa reproduktif pada kehidupan seorang wanita, yang dimulai dari menarke sampai terjadinya menopause.
    Hari pertama terjadinya perdarahan dihitung sebagai awal setiap siklus menstruasi (hari ke-1). Siklus berakhir tepat sebelum siklus menstruasi berikutnya.
    Siklus menstruasi berkisar antara 21-40 hari. Hanya 10-15% wanita yang memiliki siklus 28 hari.
    Jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi sesaat setelah menarke dan sesaat sebelum menopause.
    Pada awalnya, siklus mungkin tidak teratur. Jarak antar 2 siklus bisa berlangsung selama 2 bulan atau dalam 1 bulan mungkin terjadi 2 siklus. Hal ini adalah normal, setelah beberapa lama siklus akan menjadi lebih teratur.
    Siklus dan lamanya menstruasi bisa diketahui dengan membuat catatan pada kalender.Dengan menggunakan kalender tersebut, tandailah siklus anda setiap bulannya. Setelah beberapa bulan, anda bisa mengetahui pola siklus anda dan hal ini akan membantu anda dalam memperkirakan siklus yang akan datang.
    Tandai setiap hari ke-1 dengan tanda silang, lalu hitung sampai tanda silang berikutnya. Dengan demikian anda dapat mengetahui siklus anda.
    Setiap bulan, setelah hari ke-5 dari siklus menstruasi, endometrium mulai tumbuh dan menebal sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan.
    Sekitar hari ke-14, terjadi pelepasan telur dari ovarium (ovulasi). Sel telulr ini masuk ke dalam salah satu tuba falopii. Di dalam tuba bisa terjadi pembuahan oleh sperma.
    Jika terjadi pembuahan, sel telur akan masuk ke dalam rahim dan mulai tumbuh menjadi janin.
    Pada sekitar hari ke-28, jika tidak terjadi pembuahan, maka endometrium akan dilepaskan dan terjadi perdarahan (siklus menstruasi). Siklus bisa berlangsung selama 3-5 hari, kadang sampai 7 hari. kemudian dimulai lagi pada siklus berikutnya.
    Siklus menstruasi terbagi menjadi 3 fase:
    1. Fase Folikuler
    Dimulai dari hari 1 sampai sesaat sebelum kadar LH meningkat dan terjadi pelepasan sel telur (ovulasi). Dinamakan fase folikuler karena pada saat ini terjadi pertumbuhan folikel di dalam ovarium.
    Pada pertengahan fase folikuler, kadar FSH sedikit meningkat sehingga merangsang pertumbuhan sekitar 3-30 folikel yang masing-masing mengandung 1 sel telur. Tetapi hanya 1 folikel yang terus tumbuh, yang lainnya hancur.
    Pada suatu siklus, sebagian endometrium dilepaskan sebagai respon terhadap penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron.
    Endometrium terdiri dari 3 lapisan. Lapisan paling atas dan lapisan tengah dilepaskan, sedangkan lapisan dasarnya tetap dipertahankan dan menghasilkan sel-sel baru untuk kembali membentuk kedua lapisan yang telah dilepaskan.
    Perdarahan menstruasi berlangsung selama 3-7 hari, rata-rata selama 5 hari. Darah yang hilang sebanyak 28-283 gram. Darah menstruasi biasanya tidak membeku kecuali jika perdarahannya sangat hebat.
    2. Fase Ovulatoir
    Fase ini dimulai ketika kadar LH meningkat dan pada fase ini dilepaskan sel telur. Sel telur biasanya dilepaskan dalam waktu 16-32 jam setelah terjadi peningkatan kadar LH.
    Folikel yang matang akan menonjol dari permukaan ovarium, akhirnya pecah dan melepaskan sel telur. Pada saat ovulasi ini beberapa wanita merasakan nyeri tumpul pada perut bagian bawahnya; nyeri ini dikenal sebagai mittelschmerz, yang berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam.
    3. Fase Luteal
    Fase ini terjadi setelah ovulasi dan berlangsung selama sekitar 14 hari.
    Setelah melepaskan telurnya, folikel yang pecah kembali menutup dan membentuk korpus luteum yang menghasilkan sejumlah besar progesteron.
    Progesteron menyebabkan suhu tubuh sedikit meningkat selama fase luteal dan tetap tinggi sampai siklus yang baru dimulai.
    Peningkatan suhu ini bisa digunakan untuk memperkirakan terjadinya ovulasi.
    Setelah 14 hari, korpus luteum akan hancur dan siklus yang baru akan dimulai, kecuali jika terjadi pembuahan.
    Jika telur dibuahi, korpus luteum mulai menghasilkan HCG (human chorionic gonadotropin). Hormon ini memelihara korpus luteum yang menghasilkan progesteron sampai janin bisa menghasilkan hormonnya sendiri.
    Tes kehamilan didasarkan kepada adanya peningkatan kadar HCG.
    4. B. Etiologi
    Etiologi ketegangan prahaid tidak jelas. Tetapi mungkin factor penting ialah ketidak seimbangan estrogen dan progesteron dengan akibat retensi cairan dan natrium. dalam hubungan kelainan hormonal. Pada tegangan prahaid terdeapat defisiensi luteal dan pengurangan produksi progesterone.
    Factor kejiwaan, masalah dalam keluarga, masalah social, dll. Juga memegang peranan penting yang lebih mudah menderita tegangan prahaid adalah wanita yang lebih peka terhadap perubahan hormonal dalam siklus haid dan terhadap factor-faktor psikologis.





    C.Manifestasi klinis
    Keluhan terdiri dari gangguan emosional berupa iritabilitas, gelisah, insomnia, nyeri kepala, mual, pembesaran dan rasa nyeri pada mammae, dsb. Sedang pada kasus yang berat terdapat depresi rasa ketakutan, gangguan konsentrasi, dll.
    Dismenore primer
    - Usia lebih muda
    - timbul setelah terjadi nya siklus haid yang teratur
    - Nyeri sering terasa sebagai kejang uterus dan spastic
    - Nyeri timbul nendahului haid dan neningkat pada hari pertama atau kedua haid
    - Tidak dijumpai keadaan patologi pelvik
    - Hanya terjadi pada siklus haid yang ovulatprik
    - Sering memberikan respons terhadap pengobatan medikamentosa
    - Pemeriksaan pelvik normal
    - Sering disertai nausea, muntah, diare, kelelahan dan nyeri kepala
    Dismenore sekunder
    - Usia lebih tua
    - Cenderung timbul setelah 2 tahun siklus haid teratur
    - Nyeri dimulai saat haid dan meningkat bersama dengan keluar nya darah
    - Berhubung dengan kelainan pelvik
    - Tidak berhubungan dengan adanya ovulasi
    - Seringkali memerlukan tindakan operatif
    - Terdapat kelainan pelvik

    D.penatalaksanaan
    - Progesterone sintetik dosis kecil dapat diberikan selama 8 sampai 10 hari sebelum haid
    - Metiltestosteron 5 mg sebagai tablet hisap, jangan lebih dari 7 hari
    - Pemberian diuretic selama 5 hari dapat bermanfaat
    - Psikoterapi suportif


















    Tanda Dan Gejala Postpartum fisiologi

    TANDA DAN GEJALA POSTPARTUM FISIOLOGI


    A. Definisi
    Nifas adalah masa pulih kembali, mulai dari persalinan selesai sampai alat – alat kandungan kembali seperti pra hamil. Lama masa nifas ini yaitu 6 – 8 minggu (Sinopsis Obstetri Fisiologi Jilid I, Halaman 115).
    Nifas adalah massa sesudah persalinan yang diperlukan untuk pulihnya kembali alat kandungan yang lamanya 6 minggu (Perawatan Kebidanan Yang Berorientasi Pada Keluarga, Jilid II, Halaman 68).
    Nifas adalah dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat – alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung selama kira-kira 6 minggu (Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal). Masa nifas mulai setelah partus selesai dan berakhir setelah ± 6 minggu. Akan tetapi alat seluruh genital baru pulih kembali setelah 3 bulan.
    B. Periode nifas

    Periode nifas dibagi 3 (Menurut Depkes RI, 1990) antara lain :
    a. Immediate puerperium adalah keadaan yang terjadi segera setelah
    persalinan sampai 24 jam sesudah persalinan (0 – 24 jam sesudah melahirkan).
    b. Early puerperium adalah keadaan yang terjadi pada permulaan puerperium.
    Waktu 1 hari sesudah melahirkan sampai 7 hari (1 minggu pertama).
    c. Later puerperium adalah waktu 1 minggu sesudah melahirkan sampai 6
    minggu.

    C. Etiologi
    Diduga persalinan mulai apabila uterus telah teregang sampai derajat tertentu.
    Tekanan bagian terendah janin pada cervix dan segmen bawah rahim, demikian pula pada plexus nervosus di sekitar cervix dan vagina, merangsang permulaan persalinan.
    Siklus menstruasi berulang setiap 4 minggu dan persalinan biasanya mulai pada akhir minggu ke-40 atau 10 siklus menstruasi.
    Begitu kehamilan mencapai cukup bulan, setiap faktor emosional dan fisik dapat memulai persalinan.
    Beberapa orang percaya bahwa ada hormon khusus yang dihasilkan oleh plasenta apabila kehamilan sudah cukup bulan yang bertanggung jawab atas mulainya persalinan.
    Bertambah tuanya plasenta yang mengakibatkan penurunan kadar estrogen dan progesteron dalam darah diduga menyebabkan dimulainya persalinan (Harry Oxorn, 1990, Patologi dan Fisiologi Persalinan; Halaman 103).

    D. Anatomi / Fisiologi
    Dalam masa nifas, alat – alat genitalia interna maupun eksterna akan berangsur-angsur pulih kembali seperti keadaan sebelum hamil. Perubahan-perubahan alat genital secara keseluruhannya disebut involusio.
    Setelah janin dilahirkan, fundus uteri setinggi pusat, segera setelah plasenta lahir maka tinggi fundus uteri 2 jari di bawah pusat. Pada hari ke-5 pasca persalinan uterus kurang lebih tinggi 7 cm atas symfisis atau setengah symfisis – pusat, sesudah 12 hari uterus tidak dapat diraba lagi diatas symfisis.
    Bagian bekas implantasi plasenta merupakan luka kasar dan menonjol kedalam kavum uteri yang berdiameter 7,5 cm dan sering disangka sebagai bagian plasenta yang tertinggal.
    Berat uterus gravidus aterm kira – kira 1.000 gr. Satu minggu pasca persalinan, menjadi kira – kira 500 gr, 2 minggu pasca persalinan 300 gr dan setelah 6 minggu pasca persalinan 40 – 60 gr.
    Serviks agak terbuka seperti corong pada pasca persalinan dan konsistensinya lunak.
    Endometrium mengalami perubahan yaitu timbulnya trombosis, degenerasi dan nekrosis di tempat implantasi plasenta.
    Ligamen, diafragma pelvis, serta fasia yang meregang sewaktu kehamilan dan partus berangsur – angsur kembali seperti semula.
    Tidak jarang ligamentum rotundum menjadi kendor yang mengakibatkan uterus jatuh ke belakang. Tidak jarang pula wanita mengeluh “ kandungannya turun “ setelah melahirkan oleh karena ligamentum, fasia, jaringan penunjang alat genetalia menjadi agak kendor. Untuk memulihkan kembali dinjurkan untuk melakukan latihan-latihan tertentu. Luka-luka jalan lahir, seperti luka bekas episiotomi yang telah dijahit, luka pada vagina dan serviks, umumnya bila tidak seberapa luas akan sembuh per-primam,kecuali bila terjadi infeksi. Infeksi mungkain mengakibatkan sellulitis yang dapat menjalar sampai terjadi keadaan sepsis.

    E. Manifestasi klinik
    Manifestasi klinik pada ibu menyusui dimasa nifas menurut Persis Mary Hammilton yaitu :
    Kontraksi pada interval
    Interval antar kontraksi secara bertahap memendek.
    Durasi dan intensitas kontraksi meningkat
    Rasa tidak nyaman mulai di belakang dan menjalar ke abdomen.
    Berjalan biasanya menyebabkan meningkatnya intensitas kontraksi.
    Dilatasi dan pendataran serviks mengalami kemajuan

    F. Laktasi
    Kelenjar mamma telah dipersiapkan semenjak kehamilan umumnya produksi ASI baru terjadi hari kedua atau ketiga pasca persalinan, dimana masing-masing buah dada terdiri 14 – 24 lobus yang terletak terpisah satu sama lain oleh jaringan lemak. Laktasi dapat diartikan dengan pembentukan dan pengeluaran air susu ibu Sejak kehamilan muda, sudah terdapat persiapan-persiapan pada kelenjar-kelenjar mamma untuk menghadapi masa laktasi ini. . Faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan dan pengeluaran air susu ibu adalah faktor anatomis, faktor biologis makanan yang dimakan ibu, faktor istirahat dan faktor isapan anak.
    Terdapat pada perubahan padakedua mamma antara lain sebagai berikut :
    1. proliferasi jaringan, terutama kelenjar-kelenjar dan alveolus mamma dan lemak.
    2. pada duktus laktiferus terdapat cairan yang kadang-kadang dapat dikeluarkan, berwarna kuning ( kolostrum)
    3. hipervaskularisasi terdapat pada permukaan maupun pada bagian dalam mamma. Pembuluh-pembuluh vena berdilatasi dan tampak dengan jelas. Tanda ini merupakan pula salah satu tanda tidak pasti untuk membantu diagnosis kehamilan.dihasilkanpu
    4. setelah partus, pengaruh menekan dari estrogen dan progesterone terhadap hipofisis hilang. Timbul pengaruh hormone-hormon hipofisis kembali,antara lain hormone laktogenik ( prolaktin ) yang akan dihasilkan pula.



    G. Beberapa Perubahan Lain Pada Masa Nifas
    • Perubahan anatamis
    After fains atau mules-mules sesudah partus akibat kontraksi uterus kadang-kadang sangat mengganggu selama 2-3 hari postpartum.perasaan mules ini lebih terasa bila wanita tersebut sedang menyusui.
    Suhu badan wanita in partu tidak lebih dari 37,5 derajat Celcius,sesudah partu dapat naik ± 0,5 derajat Celcius dari keadaan normal,tetapi tidak melebihi 38 derajat Celcius. Nadi berkisar umumnya antara 60-80 denyutan permenit. Pada masa nifas umumnya denyut nadi lebih labil dibandingkan dengan suhu badan. Pada beberapa kasus ditemukan keadaan hipertensi postpartum. Tetapi ini akan menghilang dengan sendirinya apabila tidak terdapat penyakit-penyakit lain yang menyertainya dalam ± 2 bulan tanpa pengobatan.
    Abdomen terutama uterus harus diawasi secara teliti dalam masa nifas. Pada hari pertama tinggi fundus kira-kira satu jari dari bawah pusat,setekah lima hari menjadi 1/3 jarak antara simfisis ke pusat. Dan setelah 10 hari fundus uteri sulit diraba di atas simfisis. Syarat pemeriksaan ini adalah kandung kencing harus kosong.
    Lokia adalah secret yang berasal dari kavum uteri dan vagina dalam masa nifas. Pada hari pertama dan kedua disebut lokia rubra atau lokia kruenta yang terdiri atas darah segar bercampur sisa-sisa selaput ketuban, sel-sel desidua, sisa vernik kaseosa, lanugo dan mekoneum. Hari berikutnya darah bercampur lendir disebut lokia sanguinolenta. Setelah satu minggu lokia cair tidak berdarah lagi, warnanya agak kuning, disebut lokia serosa. Setelah dua minggu, lokia hanya merupakan cairan putih disebut lokia alba. Biasanya lokia agak sedikit amis, bila terdapat infeksi.dan akan barbau tak sedap, umpamanya pada adanya lokiostasis ( lokia tidak lancer keluar ).
    Pada akhir hari nifas kedua kuman-kuman di vagina dapat mengadakan kontaminasi pada uterus. Akan tetapi tidak semua wanita dalam masa nifas mengalami infeksi oleh karena adanya lapisan pertahanan terdiri atas leokosit yang memisah endometrium yang nekrotik sebab di samping itu kuman-kuman itu relative tidak virulen. Lain halnya bila persalinan belangsung lama dan diadakan tindakan yang menimbulkan perlukaan. Di samping kurangnya virulensi kuman-kuman yang ada, penderita mempunyai pula kekebalan terhadap infeksi. Pertahanan itu akan jauh berkurang atau tidak ada sama sekali bila keadaan umum penderita buruk akibat adanya pendarahan, keletihan syok, luka-luka di jalan lahir dan sebagainya.
    Houfbaeur mengemukakan adanya suatu system pertahanan pada dasar ligamentum latum yang terdiri atas kelompok-kelompok infiltrate sel-sel bulat, yang di samping mengadakan pertahanan terhadap penyerbuan kuman-kuman, bermanfaat pula untuk menghilangkan jaringan-jaringan nekrotik.

    • Perubahan psikologi pada ibu nifas
    Menurut Reva Rubin (1960) proses adaptasi psikologis pada ibu nifas melalui 3 fase yaitu :
    a. Fase taking in (fase mengambil).
    Terjadinya pada hari 1 – 3 post partum
    Dalam memenuhi kebutuhan sangat tergantung pada orang lain.
    Sulit mengambil keputusan.
    b. Fase taking hold
    Terjadinya pda hari 4 – 10 post partum
    Sikap aktif dan positif serta lebih mandiri namun masih memerlukan bantuan orang lain.Masih ada kurang percaya diri tetapi fokus perhatian mulai meluas.
    Tenaga ibu mulai sehat dan meningkat serta merasa lebih nyaman.
    c. Fase letting go
    Terjadi setelah 10 hari post partum.
    Mulai menjalankan peranannya dan sudah punya konsep.
    Mampu merawat bayinya, dirinya sendiri dan mulai sibuk dengan tanggung jawab sebagai ibu.
    H. Hemokonsentrasi
    Pada masa hamil didapat hubungan pendek yang dikenal sebagai shunt antara sirkulasi ibu dan plasenta. Setelah melahirkan,shunt akan menghilang secara tiba-tiba.Volume darah pada ibu akan bertambah, keadaan ini akan menimbulkan beban pada jantung, sehingga dapat menimbulkan dekompensasi kordis pada penderita –penderita visium kordis. Untung keadaan ini dapat diatasi dengan mekanisme kompensasi dengan timbulnya hemokonsentrasi sehingga volume darah kembali seperti sediakala. Umumnya hal ini terjadi pada hari-hari ke 3 sampai 5 hari postpartum.

    I. Test Diagnostik
    Test diagnostik yang biasanya diberikan pada ibu nifas yaitu : test laboratorium terutama terhadap hematokrit untuk melihat konsentrasi darah dalam tubuh setelah 3 hari post partum. Normal hematokrit pada saat tersebut adalah 42 %.
    J. Penanganan Medik
    Penanganan medik yang dilakukan pad ibu nifas adalah :
    1. Perawatan perineum
    2. Perawatan episiotomi
    3. Perawatan hemoroid : hemoroid biasanya menyertai persalinan. Perawatannya dengan memberikan kompres dingin untuk menurunkan atau mengurangi bengkak pada hemoroid.
    4. Perawatan payudara

    K. Perawatan Postpartum
    Perawatan postpartum dimulai sejak kala uri dengan menghindari adanya kemungkinan-kemungkinan perdarahan postpartum dan infeksi. Penolong persalinan harus tetap waspada, sekurang-kurangnya satu jam postpartum, untuk mengatasi kemungkinan perdarahan. Delapan jam postpartum wanita tersebut harus tidur telentang miring ke kiri atau ke kanan, untuk mencegah adanya trombosis. Pada hari kedua bila perlu telah dapat dilakukan latihan-latihan senam. Umumnya pada hari ketiga ia dapat duduk, pada hari keempat berjalan, dan hari kelima dapat dipulangkan.
    Diet yang diberikan harus bermutu tinggi dengan cukup kalori, mengandung cukup protein, cairan, serta banyak buah-buahan, karena wanita tersebut mengalami hemokonsentrasi.miksi atau berkemih harus harus secepatnya dapat dilakukan sendiri. Tidak jarang wanita tidak dapat kencing sendiri akibat pada partus muskulus , sepingter vesika et uretrae mengalami tekanan oleh kepala janin sehingga fungsinya terganggu.
    Bila wanita itu sangat mengeluh tentang adanya after pains atau mules-mules dapat diberikan analgetik atau sedative supaya ia dapat beristirahat atau tertidur. Delapan jam postpartum wanita tersebut disuruh mencoba menyusui bayinya untuk meransang timbulnya laktasi. Kecuali bila adanya kontraindikasi, seperti wanita yang menderita fitus abdominalis, TB aktif, vitium kordis berat, tireotoksikosis, DM berat, psikosis, putingnya tertarik kedalam ( retracted nipples ), dan morbus Hansen. Bayi dengan labiognato, plato skizis tidak dapat menyusu oleh karena tidak dapat menghisap. Hendaknya hal ini diketahui oleh dokter atau bidan yang menolongnya.minumannya harus diberikan melalui sonde. Bayi yang dilahirkan dengan alat-alat seperti ekstraktor vakum atau cunam dianjurkan untuk tidak menyusu sebelum benar-benar diketahui tidak ada trauma kapitis, karena morbiditas dan mortalitas bayi pada kehamilan tersebut tinggi. Pada hari ketiga atau keempat bayi tersebut baru boleh menyusu bila tidak ada kontraindikasi.

    L. Perawatan Mamma
    Kedua mamma harus sudah dirawat selama kehamilan,aerola mammae dan putting susu dicuci teratur dengan sabun dan diberi minyak atau kriem agar tetap lemas, agar jangan kelak mudah lecet dan pecah-pecah.Sebelum menyusui mamma harus dibuat lemas dengan melakukan massage serta menyeluruh. Setelah aerola mammae dan puting dibersihkan barulah bayi disusui.
    Bila bayi meninggal, laktasi harus dihentikan dengan cara diadakan pembalutan kedua mamma hingga tertekan, dan dapat pula diberikan estrogen, sehingga pengeluaran hormone laktogenik tertekan.

    M. Pemeriksaan Postnatal
    Di Indonesia ada kepercayaan bahwa wanita bersalin baru dibolehkan keluar rumah setelah 40 hari ;malahan dianjurkan untuk keluar rumah yang dikenal sebagai “ tirap “kebiasaan ini hendaknya dipakai pula oleh para penolong wanita bersalin untuk memesan kembali para ibu 6 minggu sesudah melahirkan.
    Yang harus diperiksa adalah :
    1. Keadaan umum
    2. Keadaan payudara dan putingnya
    3. Dinding perut apakah ada hernia
    4. Keadaan perineum
    5. Kandung kencing ( apakah ada sistokel atau uretrokel )
    6. Rectum ( apakah ada retrokel dan pemeriksaan tonus dari muskulus spingter ani )
    7. Adanya fluor albus
    8. Keadaan serviks,uterus, dan adneksa harus pula diperikasa secara seksama.
    Adanya erosio, radang, atau kelainan-kelainan harus segera diobati agar tidak menjadi berat. Fisioterapi baik pula diberikan.
    Perdarahan yang mungkin terjadi dalam masa 40 hari ini biasanya disebabkan oleh adanya subinvolusio uteri. Dengan penderita disuruh tidur dan diberi tablet ergometrin umumnya pedarahan akan berhenti. Bila perdarahan tetap ada, maka sebaiknya dikerjakan kerokan untuk menyingkirkan kemungkinan-kemungkinan adanya sisa-sisa plasenta. Haid pertama pada sesudah persalinan kadang-kadang banyak, tetapi tidak jarang ini dapat teratasi dengan tiduran dan pemberian ijskap diatas simfisia. Bila serviks tampak hiperemik, meradang, dan erosi, dan ada persangkaan kearah keganasan, maka seharusnya dilakukan pemeriksaan sitologi dan eksisi percobaan untuk menyingkirkan keganasan. Bila tidak ada keganasan, maka pengobatan dengan kauterasi ( kimiawi dan elekttrik ) atau cryosurgery sudah cukup untuk kelainan tersebut.







    DAFTAR PUSTAKA

    • Prof.Dr.Prawirohardjo,Sarwono.1984.Ilmu Kebidanan.Jakarta:Yayasan Bina Pustaka.

    My Friends