Borneo

Google Translate

Tampilkan postingan dengan label Materi Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Mei 2010

Pengertian Biosfer



Biosfer adalah bagian luar dari planet Bumi, mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Dalam pengertian luas menurut geofisiologi, biosfer adalah sistem ekologis global yang menyatukan seluruh makhluk hidup dan hubungan antarmereka, termasuk interaksinya dengan unsur litosfer (batuan), hidrosfer (air), dan atmosfer (udara) Bumi. Bumi hingga sekarang adalah satu-satunya tempat yang diketahui yang mendukung kehidupan. Biosfer dianggap telah berlangsung selama sekitar 3,5 milyar tahun dari 4,5 milyar tahun usia Bumi.

Biosfer merupakan lapisan tipis, hanya 9.000 meter di atas permukaan bumi, beberapa meter di bawah permukaan tanah, dan beberapa ribu meter di bawah permukaan laut. Biosfer merupakan organisasi kehidupan yang sangat kompleks dan hanya dijumpai di planet Bumi dalam Tata Surya, bahkan sampai saat ini belum ditemukan adanya kehidupan di planet lain seperti di bumi.

Gagasan Biosfer pertama kali diutarakan oleh Vladimir Ivanovich Vernadsky (1863–1945), seorang ilmuwan dari Rusia yang menyatakan bahwa Biosfer adalah sebuah sistem kehidupan yang terbuka dan senantiasa berkembang sejak dimulainya sejarah bumi.


Organisasi Biosfer

Makhluk hidup atau organisme memiliki tingkat organisasi yang berkisar dari tingkat yang paling sederhana (protoplasma) ke tingkat organisasi yang paling kompleks (biosfer). Tingkat organisasi dari bawah ke atas, semakin kompleks.

1. Protoplasma

Zat hidup dalam sel dan terdiri atas senyawa organik yang kompleks seperti lemak, protein, dan sejenisnya.

2. Sel

Satuan dasar suatu organisme dan terdiri atas protoplasma dan inti yang terkandung dalam membran.

3. Jaringan

Kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama, misalnya jaringan otot.

4. Organ

Bagian dari suatu organisme yang mempunyai fungsi tertentu, misalnya kaki atau telinga pada hewan dan manusia, daun atau akar pada tumbuhan.

5. Sistem organ

Kerja sama antara struktural dan fungsional yang harmonis, misalnya kerja sama antara mata dan telinga, antara daun dan batang pada tumbuhan.

6. Organisme

Suatu benda hidup, atau makhluk hidup.

7. Populasi

Kelompok organisme yang sejenis yang hidup dan berkembang biak pada suatu daerah tertentu. Misalnya, populasi manusia di Jakarta, populasi banteng di Baluran, atau populasi badak di Ujung Kulon.

8. Komunitas

Semua populasi dari berbagai jenis yang menempati suatu daerah tertentu. Pada daerah tersebut tiap populasi saling berinteraksi. Misalnya, populasi harimau berinteraksi dengan populasi gajah di Sumatra Selatan, populasi ikan emas berinteraksi dengan populasi ikan mujaer di kolam.

9. Ekosistem

Tatanan kesatuan secara utuh menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Ekosistem merupakan hubungan timbal balik yang kompleks antara organisme dan lingkungannya baik yang hidup maupun tak hidup (tanah, air, udara), yang secara bersama - sama membentuk suatu sistem ekologi.

Misalnya, ekosistem hutan mangrove di Segara Anakan atau ekosistem air tawar di Danau Toba

Kamis, 06 Mei 2010

Hukum pertama Newton : Hukum Inersia

Hukum pertama Newton : Hukum Inersia


Hukum Newton ketiga, masing-masing pemain ski saling mendorong dengan gaya yang sama tetapi berkebalikan arah

Hukum ini juga disebut hukum inersia atau prinsip Galileo

''Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan terus diam. Sedangkan, benda yang mula-mula bergerak, akan terus bergerak dengan kecepatan tetap''

Hukum Newton I dapat diinterpretasikan sebagai berikut :

  • Sebuah benda, akan tetap berada dalam keadaan diam atau akan terus bergerak, kecuali jika dipaksa berubah dengan menerapkan gaya luar ke benda tersebut

Pernyataan tersebut dapat dinyatakan dengan \Sigma\,\!F = 0

Keterangan :

\Sigma\,\!F adalah resultan vektor dari gaya
  • Sebuah benda akan tetap diam, atau bergerak dalam garis lurus dengan kecepatan tetap, kecuali diberi gaya luar.

Pernyataan tersbut, dalam notasi kalkulus, dapat dinyatakan dengan \frac{d}{dt}\mathbf{v} =  \mathbf{0}

Keterangan :

\frac{d}{dt}\mathbf{v} adalah diferensial kecapatan terhadap waktu

Hukum Newton I menjelaskan kerangka acuan di mana hukum II dan hukum III Newton dapat dibuktikan benar. Kerangka acuan ini disebut kerangka acuan inersial atau kerangka acuan Galilean.

Perkembangan hukum I Newton

Perkembangan hukum ini dapat ditelusuri hingga Aristoteles. Aristoteles membagi gerak menjadi dua, yaitu gerak alami dan gerak paksa, dalam hal gerak alami, menurutnya setiap benda akan mencari keadaan alaminya (eg. benda berat jatuh kebawah, benda ringan terbang keatas) dan menyatakan bahwa gerak melingkar adalah gerak alami yang tidak disebabkan oleh gaya. Dalam hal gerak paksa, Aristoteles berpendapat bahwa gerak paksa disebabkan oleh gaya luar yang bekerja pada suatu benda dan jika pada suatu benda tidak bekerja gaya luar, maka benda tersebut akan kembali ke keadaan alaminya yaitu diam.

Setelah Aristoteles, Galileo melakukan percobaan sendiri mengenai gerak dengan menggunakan bola dan menyimpulkan bahwa bola yang bergerak akan diperlambat kelajuannya sampai berhenti oleh gaya gesek. Pengamatan dan kesimpulan Galileo kemudian dipelajari dan dikembangkan oleh Newton untuk menyusun hukum pertamanya.

Kamis, 29 April 2010

Termodinamika

Duh pusing juga nih cari tugas tapi gak ketemu-ketemu sekali ketemu eh, terpisah-pisah pula.

Tapi tenang Biar mempermudah teman-teman saya cari untuk kali ini saya sedikit memberikan pertolongan dengan memberikan materi yang dicari yaitu tentang



Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka Pada Termodinamika

Dalam thermidinamika ada dua jenis sistem, yaitu sistem tertutup
dan sistem terbuka. Dalam

- Sistem Tertutup masa dari sistem yang dianalisis
tetap dan tidak ada masa keluar dari sistem atau masuk kedalam sistem,
tetapi volumenya bisa berubah. Yang dapat-keluar masuk sistem tertutup
adalah energi dalam bentuk panas atau kerja. Contoh sistem tertutup
adalah suatu balon udara yang dipanaskan, dimana masa udara
didalam balon tetap, tetapi volumenya berubah, dan energi panas
masuk kedalam masa udara didalam balon.
Dalam

- sistem terbuka, energi dan masa dapat kelua r sistem atau
masuk kedalam sistem melewati batas sistem. Sebagian besar mesinmesin
konversi energi adalah sistem terbuka. Sistem mesin motor bakar
adalah ruang didalam silinder mesin, dimana campuran bahan bahan
bakar dan udara masuk kedalam silinder, dan gas buang keluar sistemmelalui knalpot. Turbin gas, turbin uap, pesawat jet dan lain-lain adalah
merupakan sistem thermodinamika terbuka, karena secara simultan ada
energi dan masa keluar-masuk sistem tersebut.

- Entalpi
Jumlah energi yang dimiliki oleh sistem termodinamik (lihat Termodinamika) untuk transfer antara dirinya dan lingkungannya. Sebagai contoh, dalam reaksi kimia, perubahan entalpi sistem adalah panas reaksi. Dalam perubahan fasa, seperti dari cairan menjadi gas, perubahan entalpi sistem adalah panas laten penguapan. Dalam perubahan suhu sederhana, perubahan entalpi dengan gelar masing-masing adalah kapasitas panas dari sistem pada tekanan konstan. Ahli fisika Jerman Rudolf Clausius berasal JE istilah pada tahun 1850. Secara matematis, entalpi H diidentifikasi sebagai U + PV, di mana U adalah energi internal, P adalah tekanan, dan V adalah volume. H diukur dalam joule atau unit termal Inggris (BTUs). (Encarta 2007)

- entropi
ialah Sebuah proses alami yang bermula di dalam satu keadaan kesetimbangan dan berakhir di dalam satu keadaan kesetimbangan lain akan bergerak di dalam arah yang menyebabkan entropi dari sistem dan lingkungannya semakin besar
contoh entropi
Pengalaman sehari-hari menunjukkan bahwa sebuah kolam tidak membeku di musim panas. Jika sebuah benda panas berinteraksi dengan benda dingin, maka tak terjadi bahwa benda panas tersebut semakin panas dan benda dingin semakin dingin, meskipun proses-proses tersebut tidaklah melanggar hukum kekekalan energi yang dinyatakan sebagai hukum pertama termodinamika.

- Energi Dalam
Suatu gas yang berada dalam suhu tertentu dikatakan memiliki energi dalam. Energi dalam gas berkaitan dengan suhu gas tersebut dan merupakan sifat mikroskopik gas tersebut. Meskipun gas tidak melakukan atau menerima usaha, gas tersebut dapat memiliki energi yang tidak tampak tetapi terkandung dalam gas tersebut yang hanya dapat ditinjau secara mikroskopik.

- Volume Spesifik
volume Tertentu (ν) adalah volume yang ditempati oleh unit massa material. Volume spesifik suatu zat adalah sama dengan kebalikan dari kepadatan massa. volume khusus dapat dinyatakan dalam \ frac (m ^ 3) (kg), \ frac (ft ^ 3) (LBM) atau \ frac (ml) (g).


mana, bar (\ (R)) adalah gas spesifik konstan, T adalah suhu dan P adalah tekanan gas.

volume spesifik juga bisa merujuk ke volume molar.

- Proses reversibel
sebuah proses, dimana perubahan dalam arah sebaliknya, akan membalik proses seutuhnya, dikenal dengan proses reversibel, sebagai contoh, jika selama proses termodinamika dari keadaan 1 ke 2, kerja yang dilakukan oleh gas adalah W1-2 dan kalor yang diserap adalah Q1-2 kita akan membawa sistem kembali dari keadaan 2 ke 1.

- Proses Ireversibel
sebagaimana telah disebutkan diatas bahwa jika perubahan dalam arah sebaliknya, akan membalik peroses seutuhnya disebut sebagai proses reversibel. tetapi jika pderubahan tidak membalik proses, maka disebut peroses Ireversibel.

CP kapasitas panas jenis pada tekanan konstan
Cv kapasitas jenis gas ideal pada volume konstan

My Friends