Google Translate

Sabtu, 03 April 2010

Batuan Sedimen


BATUAN SEDIMEN

Defenisi: 

              Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk dari akumulasi material hasil perombakan batuan yang sudah ada sebelumnya atau hasil aktivitas kimia organisme, yang diendapkan lapis demi lapis pada permukaan bumi yang kemudian mengalami pembatuan.
Komposisi

 Dalam batuan sedimen dapat dijumpai fragmen batuan maupun mineral. Mineral-mineral yang umum dan banyak dijumpai dalam batuan sedimen adalah:

• Kwarsa • Mika • Kalsit

• Feldsfar • Dolomit • Mineral lempung


Tekstur 

Berdasarkan kejadiannya, batuan sedimen dibedakan menjadi batuan sedimen klastik dan nonnkalstik. Batuan sedimen klastik adalah batuan sedimen terbetuk dari material-material hasil perombakan batuan yang telah ada sebelumnya. Batuan sedimen nonklastik adalah batuan sedimen yang terbentuk dari material-material hasil aktivitas kimia (termasuk biokimia). Dari kedua macam batuan sedimen tersebut dikenal tekstur klastik dan nonklastik.

1. Tekstur klastik

Semua batuan sedimen klastik mempunyai tekstur klastik. Yang perlu diperhatikan pada batuan tersebut adalah ukuran butir dan bentuk butir.

2. Tekstur nonklastik

Semua batuan nonklastik mempunyai tekstur nonklastik. Ciri khas dari tekstur nonklastik adalah adanya kristal-kristal yang saling menjari, tidak ada ruang pori-pori antar butir dan umumnya monomineralik.


Klasifikasi butiran kristal dalam tektur nonklastik
Beberapa tekstur nonklastik yang penting adalah :

a. Amorf. Partikel-partikel umumnya berukuran lempung atau koloid, nonkristalin.

    Misal : rijang masif

b. Oolistik. Tersusun oleh kristal-kristal kecil berbentuk bulat atau elipsoid, terkumpul seperti         telur ikan, butir-butiran berukuran 0,25 – 0,2 mm.  

    Misal : batugamping oolit.

c. Pisolitik. Seperti oolitik, tetapi butiran berukuran lebih besar dari 2 mm.

    Misal : batugamping pisolitik.

d. Sakaroidal. Partikel-pertikel berbutir halus, sama besar (equigranular).

    Misal batugamping sakaroidal.

e. Kristalin. Bila tersusun oleh kristal-kristal besar.

Struktur

Struktur dari batuan sedimen lebih tergantung pada hubungan antara kelompok-kelompok sedimenter dari pada hubungan antar butir yang menentukan dan mengontrol tekstur. Struktur batuan sedimen yang benar-benar lebih baik dipelajari di lapangan dari pada dari contoh genggaman.


Struktur batuan sedimen dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :

1. Struktur fisika (mekanik), terbentuk karena proses-proses fisika. Beberapa macam teksturnya adalah :

a. Berlapis, terlihat di lapangan sebagai susunan yang berlapis-lapis. Bila ketebalan individu lapisan lebih besar dari 1 cm dinamakan lapisan, sedangkan bila lebih kecil dari 1 cm dinamakan laminasi.
b. Bergradasi, bila butir-butiran dalam tubuh batuan dari bawah ke atas makin halus.
c. Silang siur, yaitu satu seri perlapisan yang saling potong memotong dalam tubuh batuan sedimen.
d. Masif, bila dalam tubuh batuan sedimen tidak terlihat struktur sedimen.

Tidak ada komentar:

My Friends