Google Translate

Minggu, 11 April 2010

Maryamah Karpov - Andrea Hirata

Maryamah Karpov - Andrea Hirata

MARYAMAH KARPOV - Andrea Hirata

satu lagi buku kaya Andrea Hinata yang wajib anda baca.
Buku terakhir dari tetralogi Laskar Pelangi ini bercerita tentang kehidupan Ikal di kampung halamannya sepulang dari Soborne.

Dengan membawa kerinduan mendalam kepada ayah yang sangat dikagumi dan dicintainya, Ikal menumpang kapal yang jauh dari nyaman dan aman dari Jakarta menuju pulau Belitong. Ikal kembali pada kehidupan lamanya sebagai warga Belitong yang mayoritas terpuruk setelah pabrik timah di Belitong gulung tikar. Apalagi sepulang dari pendidikan di luar negeri, tidak mudah bagi Ikal untuk mendapatkan pekerjaan yang layak. Sindiran ibunya untuk segera bekerja dan menikah kadang membuat Ikal gerah. Karena ingin mengumpulkan uang untuk membeli kapal guna menemukan A Ling, cinta pertamanya, Ikal rela menjadi kuli dan bekerja apa saja tapi hasil yang didapatkannya tidak memadai.

Dibuka dengan cerita tentang penyambutan kedatangan seorang dokter gigi yang baru lulus dan ditempatkan di kampung Ikal. Wanita muda yang sebenarnya anak orang kaya dan bisa hidup nyaman kalau ia berkehendak, mau saja ditempatkan didaerah terbelakang karena idealismenya ingin mengabdikan hidupnya kepada masyarakat. Namun pada kenyataannya berbulan bulan ia buka praktek, tapi tak seorang wargapun mau memeriksakan giginya, walaupun kepala kampung Karmun sudah berusaha menarik, memaksa, bahkan mengancam warganya untuk datang. Warga justru lebih suka berobat ke dukun gigi dengan alasan yang sederhana 'mulut sama dengan kelamin, kalau bukan muhrimnya tidak boleh melihat'.

Kemudian, diceritakan bahwa suatu hari nelayan Belitong menemukan 2 jenasah yang terapung di air dengan badan bertatoo kupu kupu yang menurut kisah warga adalah tatoo khusus satu marga, yaitu marga A Ling. Ikal seolah mendapat semangat baru untuk bertemu A Ling, yang dalam novel2 sebelumnya pergi tanpa jejak. Satu satunya cara untuk mencari A Ling adalah dengan naik kapal ke pulau Batuan. Ikal, seperti biasa, dibantu oleh para Laskar Pelangi yang kini telah tumbuh dewasa dengan profesi beragam, tidak surut oleh kecaman dan cemooh masyarakat. Dengan bermodal uang dan pengetahuan tentang membuat kapal yang sangat terbatas akhirnya Ikal berhasil membuat sebuah kapal dan berangkat bersama Mahar (yang telah menjadi dukun sakti), dan 2 orang lainnya. Mereka berempat punya misi sendiri sendiri.

Singkat cerita, mimpi Ikal menjadi kenyataan. Berkat kerja sama, ketabahan dan tekad yang kuat, Ikal menemukan A Ling. Kisah cinta dua mahluk yang diceritakan dengan lembut tanpa kesan vulgar ini benar benar mengharukan. Cinta tidak diumbar dalam kata kata yang membabi buta. Tapi terasa manis dan tulus.

Maryamah Karpov justru tidak banyak bercerita tentang makcik Maryamah yang jago main catur seperti Karpov. Namun semangat dan keberanian untuk bermimpi dan mewujudkan mimpi yang paling gila sekalipun yang menjadi inti novel ini. Dengan pengetahuan yang luas, humor cerdas, susunan kalimat demi kalimat yang kental dengan filosofi Melayu, jalinan cerita mengalir dengan lancar, terarah dan kemampuan Andrea Hirata meramu cerita, pasti membuat pembaca merasa 'kenyang' dan puas. Cara Andrea Hirata membuat novel novelnya jauh berbeda dengan para penulis Indonesia muda lain yang selalu menyertakan kemewahan, cinta dan cemburu yang berlebihan dan fantasi fantasi yang tidak membumi. Andrea menulis dengan sederhana, lugu, lucu tapi mengharukan. Ada setia kawan, ada kepatuhan dan hormat kepada orang tua, ada pembangkangan, kebandelan, kekonyolan dan segala hal lain yang membuat novel ini tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Download

3 komentar:

Ronney mengatakan...

Boong tuh ini fiksi belaka, karangan aja bukan kisah nyata :P

Freedom Borneo mengatakan...

bah ye Bocor gk am....

buklu ini di ilhami dari kisah nyata bro... dah baca kah?

Hendra mengatakan...

thx kk, aku download dah ceritanya

My Friends